- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
- BRI Life Borong Penghargaan Nasional dan Internasional , Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
Cegah Kebakaran Hutan, Kapolri Aktikan Kembali Karhutla

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Megapolitanpos.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya untuk bersiaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah wilayah rawan.
Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/2/2023).
"Terkait dengan masalah Karhutla, hari ini kita sudah bahas dan kita ingatkan ke polda-polda untuk segera mengaktifkan kembali satgas yang di dalamnya terdiri dari pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan dan masyarakat," ujar Sigit.
Baca Lainnya :
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
Termasuk, lanjut Kapolri, mengaktifkan pemantauan asap atau kebakaran melalui peralatan teknologi.
"Ya alat-alat yang harus disiapkan manakala terjadi kebakaran itu semua kita minta untuk aktifkan sehingga begitu ada titik hotspot, maka segera bisa kita padamkan," ucapnya.
Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta untuk mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dikarenakan potensi El Nino diperkirakan akan terjadi di sekitar akhir Februari-Maret 2023 ini. (AS).


.jpg)
.jpg)













