- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
Burhanudin Muhtadi: 100 Hari Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Masuk Katagori Menteri Berkinerja Terbaik

Keterangan Gambar : Kabinet Merah Putih
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta –Dari sebanyak 48 anggota Kabinet Merah Putih, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disebutkan oleh publik sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkinerja terbaik dalam 100 hari pertama usia kabinet.
Erick disebutkan oleh 14,2% dari 1.220 responden sebagai menteri berkinerja terbaik. Responden ditanya dari daftar nama menteri – menteri Kabinet Merah Putih, siapa yang menurut mereka menteri berkinerja terbaik? Hasilnya muncul tujuh nama Menteri dengan kinerja terbaik.
Ketujuh Menteri itu adalah Erick Thohir, lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (13,2%), disusul Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (6,7%).
Baca Lainnya :
- 166 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi, BNI Perkuat Inklusi Keuangan Pendidikan Nasional
- Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI
- Empat Ormas dan LSM LIRA Deklarasikan Gerakan Nasional Melawan Korupsi
- Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Jaka GPI Tetap Kritis Sikapi Korupsi
- KH Maman Ungkapkan Apresiasi Kado Ulang Tahun ke-74 Prabowo, Uji Terbang Perdana Drone Kargo Listrik DF-L100
Kemudian terdapat Menteri Agama Nasarudin Umar; Sekretaris Negara Teddy Indra Wijaya; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang masih-masing berada di bawah 4% pilihan responden.
Hal tersebut disampaikan oleh Founder dan Peneliti Utama INDIKATOR Burhanuddin Muhtadi dalam Pemaparan Rilis Temuan Survei Nasional: ”Evaluasi Publik atas Kinerja Presiden dan Kabinet Merah Putih" di Jakarta, Senin (27 Januari 2025).
Hadir pada kesempatan tersebut Pakar Hukum, Ketua Senat Akademik Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad serta Juru Bicara Presiden, Kantor Komunikasi Kepresidenan RI Philips J Vermonte.
Tidak hanya berkinerja terbaik, Erick Thohir juga masuk ke dalam daftar menteri atau pejabat negara dengan tingkat kedikenalan tertinggi. Dengan demikian, selain diketahui memiliki kinerja terbaik, Erick juga tertangkap sebagai menteri paling popular.
Menteri - menteri lain yang juga masuk ke dalam daftar Menteri yang popular adalaoh Sri Mulyani Indrawati, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), hingga Teddy Indra Wijaya.
“Sri Mulyani, Erick Thohir, AHY, serta Teddy Indra Wijaya masuk ke dalam daftar Menteri berkinerja terbaik. Sementara Cak Imin termasuk popular di Masyarakat, meskipun tidak masuk kedalam daftar tujuh menteri berkinerja terbaik,” ujar Burhanuddin.
Lebih jauh dia menambahkan, “Bagaimana bisa membantu Presiden Prabowo apabila public sendiri tidak mengenal menterinya,” tambahnya.
Lebih jauh, Indikator juga mendalami kepada responden tentang kepuasan mereka terhadap Menteri yang mereka kenali tersebut. Hasilnya, terdapat lima menteri dengan mendapatkan Tingkat kepuasan tertinggi dari responden. Mereka adalah Nasarudin Umar, Teddy Indra Wijaya, Sri Mulyani Indrawati, Erick Thohir, dan Abdul Mufti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah).
Survei Nasional: ”Evaluasi Publik atas Kinerja Presiden dan Kabinet Merah Putih" dilaksanakan dengan jumlah sampelnya mencapai 1.220 orang. Mereka adalah warga negara Indonesia dari 38 provinsi yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan sebesar kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih telah diwawancarai pada periode 16 – 21 Januari 2025 secara tatap muka oleh pewawancara terlatih. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











