- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
Bupati Rijanto Apresiasi Gercep SPPG Desa Jimbe Kademangan

Keterangan Gambar : Bupati Rijanto Aprisiasi Gercep SPPG Desa Jimbe Kademangan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - dalam rangka membantu penyebaran luasan pelayanan pemerintahan Presiden Prabowo, Bupati dan Wakil Bupati Blitar menghadiri Launching SPPG Desa Jimbe Kecamatan Kademangan pada Jum'at siang (14/11/25) disasikan oleh Kapolres Blitar, Kapolresta Blitar unsur forkopimda kepala OPD dan sejumlah undangan lainya.
Bupati Blitar Drs. Rijanto MM sangat mengapresiasi kesigapan petugas dilapangan, Dia menilai peluncuran SPPG sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan asupan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Blitar yang telah berperan aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis,” Ungkap Bupati Rijanto
Baca Lainnya :
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
Lebih lanjut, Bupati Rijanto menjelaskan bahwa SPPG bukan sekadar kegiatan pemberian makanan bergizi. Program tersebut memiliki makna sosial dan ekonomi yang mendalam, karena di dalamnya terdapat upaya membangun kesadaran gizi seimbang, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memberdayakan pelaku ekonomi lokal. Ia menekankan agar pelaksanaan SPPG di Desa Jimbe menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Program ini strategis karena turut mendorong kemandirian desa dan memperkuat fondasi generasi emas Kabupaten Blitar,"tuturnya
Dilain sisis Kapolres Blitar menyebut kolaborasi lintas sektor ditekankan Pemerintah Kabupaten Blitar dengan wujud meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan dalam acara launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digagas Polres Blitar di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menuturkan bahwa program SPPG merupakan langkah nyata untuk mempercepat pemenuhan gizi bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu. Ia menyebut dukungan Bupati Rijanto menjadi dorongan moral bagi kepolisian dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.
Menurutnya, semakin banyak SPPG didirikan, semakin cepat pula peningkatan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai. “Kami bersyukur Bupati Rijanto memberi dukungan penuh sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolres.
Sebagai tindak lanjut,Bupati Rijanto berharap agar SPPG di Desa Jimbe dijadikan proyek percontohan yang bisa diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Blitar. Ia menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemauan masyarakat untuk terlibat aktif.
“Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat adalah kunci utama. Jika itu terwujud, maka upaya kita menciptakan masyarakat Blita,"pungkasnya. (adv/za/mp )
















