- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
- Sambut HUT ke 81, KAI Ajak 607 Anak Panti Asuhan Naik Whoosh
- Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling .
- Bupati Tangerang Sambangi Bayi Berpenyakit Jantung.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- SOSIALISASI PERSIAPAN PERINTIS: PERALIHAN HAK TERINTEGRASI 10 HARI DI KABUPATEN TANGERANG.
Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Dena M Ramdhan, bersama Direktur PDAM
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Perumdam Tirta Bhakti Raharja Kabupaten Majalengka memasuki babak baru setelah Sri Rahayu Damayanti, S.Sos., resmi memimpin perusahaan daerah tersebut.
Pelantikan berlangsung di halaman kantor PDAM Majalengka, Rabu (23/9/2026).
Momentum ini sekaligus menjadi awal bagi Sri Rahayu untuk membenahi dan meningkatkan kinerja perusahaan yang memiliki tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Baca Lainnya :
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
Dalam arahannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan bahwa air bukan sekadar komoditas, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, persoalan pelayanan air harus menjadi perhatian utama pimpinan dan seluruh jajaran PDAM.
Eman mengingatkan bahwa ketika distribusi air terganggu atau kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi, dampaknya bisa langsung dirasakan warga dan memicu keresahan.
Karena itu, Direktur PDAM yang baru diminta lebih peka terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk kekurangan jaringan saluran maupun persoalan sosial yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.
Pesannya tegas, jangan sampai persoalan kecil dibiarkan berkembang menjadi masalah besar.
Selain pelayanan, Eman juga menyoroti kondisi internal perusahaan setelah proses seleksi dan pergantian kepemimpinan.
Ia meminta seluruh jajaran PDAM meninggalkan suasana persaingan setelah proses seleksi berakhir. Tidak boleh lagi ada kelompok yang merasa menang atau kalah.
Seluruh pegawai diminta kembali bersatu dan bekerja untuk kepentingan perusahaan serta masyarakat Majalengka.
Bagi Sri Rahayu, pesan tersebut menjadi tantangan awal dalam menjalankan kepemimpinannya.
Ia tidak hanya dituntut mampu memperbaiki pelayanan, tetapi juga membangun kekompakan di internal perusahaan agar seluruh jajaran memiliki arah kerja yang sama.
Eman juga meminta direktur baru menetapkan target yang jelas dan memastikan seluruh program perusahaan dijalankan berdasarkan perencanaan yang matang.
Tak kalah penting, sistem pelaporan juga harus diperbaiki. Setiap persoalan yang terjadi di lapangan harus disampaikan secara berkala kepada pimpinan daerah agar dapat segera dicarikan solusi.
Di sisi lain, Sri Rahayu menyampaikan komitmennya untuk membangun perusahaan yang sehat, maju dan mampu berkembang secara strategis.
Artinya, kepemimpinan baru tidak hanya menghadapi tuntutan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah Sri Rahayu setelah resmi memegang kendali PDAM Majalengka.
Pesan Bupati Eman sudah disampaikan dengan jelas: pelayanan air harus menjadi prioritas, persoalan internal harus diselesaikan dengan kekompakan, dan setiap masalah harus ditangani secara cepat serta transparan.
Babak baru PDAM Majalengka pun dimulai. Tantangannya bukan sekadar mempertahankan perusahaan tetap berjalan, tetapi membuktikan bahwa kepemimpinan baru mampu menghadirkan pelayanan air yang lebih baik bagi masyarakat. ** (Agit)






.jpg)








