JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota

By Sigit 22 Sep 2026, 19:47:15 WIB Jawa Barat
JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota

Keterangan Gambar : Ilustrasi di atas hanyalah contoh visual JPO dan bukan merupakan desain resmi JPO yang sedang dibangun di kawasan Alun-alun Majalengka.


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Wajah pusat Kota Majalengka perlahan bersiap berubah. Pemerintah Kabupaten Majalengka mulai membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-alun Majalengka, Jawa Barat.

JPO tersebut diproyeksikan bukan sekadar fasilitas bagi pejalan kaki untuk menyeberang jalan. Pemerintah Kabupaten Majalengka ingin menghadirkan sebuah bangunan yang memiliki nilai estetika sekaligus menjadi bagian dari wajah baru pusat kota.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan pembangunan JPO memiliki posisi strategis karena berada di kawasan Alun-alun yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Baca Lainnya :

Menurut Eman, keberadaan JPO harus memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, konsep pembangunannya tidak hanya memperhatikan fungsi keselamatan dan kenyamanan, tetapi juga keindahan serta karakter kawasan.

"Harapannya ini bisa menjadi ikon. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyeberangan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan memperindah Kabupaten Majalengka," ujar Eman, Selasa (22/9/2026).

Kawasan Alun-alun sendiri memiliki peran penting sebagai ruang publik. Setiap hari, lokasi tersebut menjadi tempat masyarakat berolahraga, berkumpul, bersantai hingga mengikuti berbagai kegiatan.

Karena itu, Eman berharap JPO yang dibangun nantinya tidak terlihat seperti infrastruktur biasa. Bangunan tersebut diharapkan memiliki ciri khas sehingga mampu memperkuat identitas kawasan pusat Kota Majalengka.

"Jadi kita ingin ketika orang datang ke Alun-alun Majalengka, bukan hanya melihat tempat untuk beraktivitas, tetapi juga melihat ada sebuah bangunan yang memiliki ciri khas dan bisa menjadi bagian dari wajah Majalengka," katanya.

Konsep tersebut membuat JPO diproyeksikan memiliki fungsi ganda. Di satu sisi menjadi sarana penyeberangan yang lebih aman bagi masyarakat, sementara di sisi lain diharapkan menjadi elemen baru yang mempercantik kawasan Alun-alun.

Eman menilai pembangunan fasilitas publik saat ini tidak cukup hanya mengejar fungsi. Aspek kenyamanan dan estetika juga perlu diperhatikan agar masyarakat merasa memiliki ruang publik yang layak dan menarik.

"Kalau fasilitas publik dibangun dengan baik, tentu masyarakat juga akan merasa lebih nyaman. Kita ingin kawasan pusat kota ini semakin tertata, semakin indah, dan masyarakat memiliki ruang publik yang bisa dinikmati bersama," ujarnya.

Menariknya, JPO tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Dengan desain yang menarik, warga nantinya bisa menikmati suasana Alun-alun dari atas jembatan sekaligus menjadikannya lokasi berswafoto.

"Desainnya luar biasa. Saya yakin masyarakat Majalengka atau dari luar nanti bisa menikmati suasana dari atas dan berswafoto," kata Eman.

Bagi pemerintah daerah, kehadiran ruang publik dengan desain yang menarik juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Eman berharap penataan pusat kota tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Kawasan yang semakin tertata dan ramai diharapkan ikut mendorong aktivitas masyarakat serta membuka peluang tumbuhnya kegiatan ekonomi di sekitarnya.

"Kita ingin pembangunan itu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika kawasan semakin ramai dan tertata, tentu aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya juga diharapkan ikut tumbuh," ungkapnya.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Rudi (38), warga Majalengka, menilai JPO dibutuhkan karena kawasan pusat kota memiliki aktivitas kendaraan yang cukup ramai.

"Kalau memang desainnya bagus, tentu menarik. Selama ini kalau mau menyeberang harus hati-hati karena kendaraan cukup ramai. Dengan adanya JPO, mudah-mudahan lebih aman," ujarnya.

Ia berharap JPO nantinya tidak hanya menarik ketika baru selesai dibangun, tetapi juga dijaga kebersihan dan keamanannya.

"Kalau bisa memang dibuat bagus, bersih dan ada penerangan yang baik. Kalau malam juga kelihatan menarik. Bisa jadi tempat foto atau sekadar menikmati suasana Alun-alun," katanya.

Warga lainnya, Siti (29), juga melihat peluang JPO tersebut menjadi ruang publik baru, khususnya bagi generasi muda.

"Kalau desainnya bagus dan instagramable, pasti banyak yang penasaran. Apalagi lokasinya di Alun-alun. Bisa menjadi salah satu tempat yang menunjukkan wajah Majalengka," tuturnya.

Di sisi lain, Bupati Eman mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas tersebut setelah selesai dibangun. Menurutnya, fasilitas publik yang dibangun pemerintah pada akhirnya digunakan dan dinikmati masyarakat sehingga membutuhkan kepedulian bersama.

"Yang paling penting nanti setelah selesai, mari sama-sama kita jaga. Jangan sampai fasilitas yang sudah bagus kemudian rusak karena tidak dirawat. Ini milik kita bersama, sehingga masyarakat juga harus ikut menjaganya," katanya.

Dengan dimulainya pembangunan JPO, kawasan Alun-alun Majalengka diharapkan semakin kuat sebagai ruang publik sekaligus salah satu wajah utama pusat kota.

Bukan hanya soal bagaimana warga bisa menyeberang dengan lebih aman, JPO tersebut kini membawa harapan yang lebih besar menjadikan bangunan berciri khas yang memperindah pusat kota dan menambah daya tarik Majalengka.

Jika terealisasi sesuai konsep yang direncanakan, JPO itu nantinya akan memadukan fungsi keselamatan, kenyamanan, estetika dan potensi wisata dalam satu fasilitas publik. ** (Agitz)




  • Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!

    🕔11:26:54, 22 Sep 2026
  • Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba

    🕔15:46:02, 22 Sep 2026
  • Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian

    🕔19:08:49, 22 Sep 2026
  • JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota

    🕔19:47:15, 22 Sep 2026
  • Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.

    🕔14:20:04, 21 Sep 2026