- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Bupati Asahan Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD

MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan H Surya BSc menjawab pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Asahan terhadap Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023, pada Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H Benteng Panjaitan SH MSi, di Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan, Selasa (01/11/2022).
Pada jawabannya, Bupati Asahan mengatakan untuk bidang ekonomi/keuangan, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui OPD terkait, telah merencanakan program dan kegiatan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, diantaranya fasilitas bantuan pengembangan ekonomi kepada masyarakat miskin, fasilitas pemberian bantuan sosial kesejahteraan keluarga dan penyediaan permakanan dan penyediaan sandang bagi korban bencana daerah.
Pada bidang kesehatan, Bupati Asahan mengatakan kondisi cuaca yang berubah-ubah dan intensitas cuaca hujan yang cukup tinggi, seringkali disertai dengan menurunnya tingkat kesehatan masyarakat. Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dan Rumah Sakit Umum Daerah H Abdul Manan Simatupang mencatat adanya peningkatan jumlah penduduk yang didiagnosa terserang penyakit malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Baca Lainnya :
- Hadapi Tekanan Fiskal, BPD Didorong Jadi Motor Utama Ekonomi Daerah
- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah
- Pemkot Blitar Pangkas Bansos, Fasilitas Pejabat Justru Melonjak
Sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan, Pemerintah Kabupaten Asahan telah melakukan langkah-langkah berupa, memberikan imbauan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus dalam penanggulangan DBD dan malaria dengan penyebarluasan informasi melalui spanduk dan baliho di seluruh Kecamatan, pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan penyuluhan kesehatan bersama tokoh masyarakat/desa/agama dan lintas sektor terkait dengan program 1 rumah 1 kader jumantik di tingkat Kelurahan dan Desa, menguatkan peran serta masyarakat/sekolah dan pramuka dalam berprilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan dalam rumah tangga dan keluarga, pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap di seluruh puskesmas bagi pasien yang bergejala, pemberian bubuk abate kepada masyarakat.
“Selanjutnya menyikapi arahan Kementerian Kesehatan RI tentang larangan penggunaan obat-obatan tertentu, kami telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk secara aktif memberikan informasi dan himbauan kepada pengelola apotek, klinik-klinik kesehatan, serta masyarakat luas untuk tidak menggunakan obat-obatan tersebut dan memberikan solusi pengobatan lain untuk penanganan masyarakat yang sedang sakit,” sebut Bupati.
Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui OPD terkait telah menyusun penjadwalan yang ketat dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan infrastruktur, dengan harapan kegiatan dapat selesai tepat waktu dan lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Untuk menjaga kualitas proyek, kepada OPD-OPD pengelola kegiatan infrastruktur diminta untuk senantiasa melaksanakan pengawasan terhadap Kegiatan-kegiatan pembangunan infrastruktur agar dilaksanakan sesuai dengan kontrak. Inspektorat selaku aparat pengawas internal pemerintah juga diminta untuk aktif melakukan review atas setiap tahapan penyelesaian pekerjaan, sehingga sedini mungkin dapat diketahui terjadinya kesalahan dan kelemahan dalam proses pelaksanaan kegiatan tersebut. Selanjutnya dalam upaya peningkatan SDM, terhadap ASN yang terlibat dalam pengawasan proyek agar ditunjuk yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya,” ucap Bupati.
Menutup pidatonya, Bupati mengakui bahwa masih banyak harapan-harapan masyarakat yang belum tersahuti dengan baik.
“Sekali lagi, kami mohon kesediannya anggota dewan yang terhormat untuk bersama-sama dapat menyiasati keterbatasan anggaran ini, agar menjadi anggaran yang efektif dan produktif,” tutupnya.
Tampak hadir, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati Asahan, OPD dan tamu undangan lainnya. (DS)

















