- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi

Keterangan Gambar : Lokasi bencana di Desa Sukadana Kecamatan Malausma
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bencana tanah bergerak mengguncang Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka. Situasi mencekam, sedikitnya 25 rumah dilaporkan terdampak, sementara 35 kepala keluarga terpaksa mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka.
Gerakan tanah yang terjadi sejak Rabu (11/2/2026) itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah di kawasan perbukitan berubah labil. Retakan memanjang dan pergeseran tanah tercatat mencapai 339 meter, menempatkan wilayah tersebut dalam zona merah rawan bencana.
Ancaman tidak berhenti di situ. Sebanyak 128 jiwa lainnya kini berada dalam kondisi terancam, karena pergerakan tanah masih terus terjadi dan dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Bupati Majalengka Eman Suherman langsung turun ke lokasi pada Minggu (15/2/2026) memastikan pemerintah bergerak cepat menangani krisis.
"Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kemungkinan relokasi warga terdampak jika masyarakat bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman," tegas Eman.
Pemkab Majalengka bahkan mulai menyiapkan opsi lahan relokasi agar warga bisa segera keluar dari ancaman bencana tanpa kehilangan akses aktivitas sehari-hari.
Dalam status tanggap darurat, pemerintah daerah telah mendirikan tenda pengungsian dan mengoperasikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan seluruh fasilitas kedaruratan sudah disiagakan di titik bencana.
"Pemkab Majalengka terus memantau perkembangan lapangan karena kondisi tanah masih labil dan keselamatan warga menjadi prioritas utama." tutupnya. ** (Agit)

















