- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
Berburu Takjil di Hari Keenam Ramadan di Sepanjang Jalan Menceng Raya

Keterangan Gambar : Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Berburu takjil merupakan momentum yang menyenangkan saat di bulan Ramadan. Momen seperti ini hanya dapat disaksikan saat bulan Ramadan saja, terlebih lagi ramai masyarakat yang berburu takjil mulai dari siang hari sampai menjelang berbuka puasa.
Keseruan berburu takjil di hari keenam puasa bulan Ramadan ini dapat disaksikan di sepanjang Jalan Menceng Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu menyempatkan waktunya untuk berburu takjil di sepanjang jalan ini.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Di sepanjang pinggir jalan, terlihat ramai para pedagang yang menawarkan menu takjil yang enak dan menggugah selera. Salah satunya seperti pedagang takjil Mama Nanda, yang sudah menjajakan dagangan takjilnya sekitar pukul 04.00 sore.
Mama Nanda sering berjualan takjil di setiap bulan Ramadan. "Iya sering jualan di sini (di pinggir Jalan Menceng Raya) dan setiap tahun. Kalau engga Ramadan saya jualan mi ayam, kalau lagi Ramadan jualan takjil di sini," tuturnya.
Menu takjil yang dijual oleh Mama Nanda ini beragam. "Ada lontong isi, gorengan, risoles, mi, kolak, bubur sumsum, dan banyak lagi," tambahnya.
Untuk harganya tidak perlu khawatir, karena takjilnya dijual dengan harga yang murah meriah, yakni dibanderol mulai dari harga Rp. 2 ribu hingga Rp. 10 ribu.
Selain itu, kebanyakan masyarakat juga memilih sop buah untuk hidangan berbuka puasa. Perpaduan macam buah yang segar, ditambah dengan sirup cocopandan yang manis, menjadikan sop buah ini terkenal menyegarkan di bulan Ramadan.

Seperti pedagang sop buah Bapak Udin ini yang sudah lama berjualan di sekitar Jalan Menceng Raya sejak tahun 2012. Harga satu porsi sop buah ini cukup terjangkau, yakni di hari biasa dibanderol dengan harga Rp. 6 ribu, apabila di bulan Ramadan harganya menjadi Rp. 12 ribu.
Bapak Udin menambahkan, jam buka dagangan sop buahnya di bulan Ramadan berbeda dari hari-hari biasanya. "Kalau bulan Ramadan buka jam 3 sore, kalau hari biasa buka jam 1 siang," jelasnya.
Bapak Udin juga mengaku, penghasilan yang didapat lebih meningkat saat di bulan Ramadan. "Alhamdulillah peningkatannya lumayan, cuma ya di hari puasa aja. Kalau hari-hari biasa cukuplah buat uang makan," imbuhnya. ** (SMKN 42 Jakarta)











.jpg)




