BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kemenag, Dorong Program SIGAP di 300 Sekolah

By Sigit 14 Apr 2026, 13:11:09 WIB Jawa Barat
BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kemenag, Dorong Program SIGAP di 300 Sekolah

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya penguatan kolaborasi antar lembaga keumatan terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka yang baru, Dr. Hj. Euis Damayanti, pada Senin (13/4/2026) pagi.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenag Majalengka tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kemenag, khususnya dalam pengembangan program keumatan di bidang pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Agus hadir bersama jajaran pimpinan BAZNAS, yakni Wakil Ketua 1 H. Muhammad Ridwan, Wakil Ketua 3 Embed Humed, dan Wakil Ketua 4 H. Idi Purnama. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan ini mencerminkan keseriusan BAZNAS dalam membangun kerja sama strategis dengan Kemenag.

Baca Lainnya :

Agus menjelaskan, salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Program ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini.

"Melalui program SIGAP, sekitar 300 sekolah mulai dari PAUD, TK hingga SD dilibatkan. Siswa diajak berpartisipasi secara sukarela melalui kencleng infak untuk belajar berbagi," ujarnya.

Ia menegaskan, dana yang terkumpul dari program tersebut tidak hanya disalurkan, tetapi juga dikembalikan ke sekolah dalam bentuk dukungan kegiatan pendidikan maupun sosial.

Lebih lanjut, Agus memastikan bahwa tidak ada pengondisian dalam pendistribusian dana ZIS. Program SIGAP, kata dia, telah memiliki payung hukum melalui Peraturan Bupati Nomor 92 Tahun 2025 serta sejalan dengan visi pembangunan daerah Majalengka "Langkung SAE".

Hingga Maret 2026, program tersebut telah menunjukkan dampak nyata dengan total pengembalian dana ke sekolah mencapai Rp 400 juta.

"Kami terus berupaya memperluas jangkauan zakat, infak, dan sedekah melalui sektor pendidikan, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para siswa, baik dari sisi sosial maupun pendidikan," pungkasnya. ** (Agit)




  • Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren

    🕔20:30:27, 30 Mei 2026
  • BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional

    🕔13:07:01, 29 Mei 2026
  • Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah

    🕔11:02:58, 23 Mei 2026
  • RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik

    🕔12:20:26, 22 Mei 2026
  • Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga

    🕔11:56:11, 21 Mei 2026