Breaking News
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Barata Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Sejumlah massa dari Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (BARATA) menggelar aksi unjuk rasa mendesak bupati Tangerang A. Zaki Iskandar melakukan evaluasi atas kinerja bawahannya yang dinilai lalai sehingga menimbulkan kerusakan atas pasar jambe yang beberapa waktu lalu terbengkalai dan dijadikan tempat pembuangan sampah, pada senin (8/8/2022). Dalam aksinya para pengunjuk rasa membentangkan beberapa poster sindiran bertuliskan "Buang sampah kok di pasar?, Disperindag sakit atau Sakti ?. H. Saleh Harahap Koordinator Barata dalam orasinya meminta pertanggung jawaban dari Kepala dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Tangerang dan mendesak Inspektorat untuk segera melakukan audit atas kerusakan yang ditimbulkan. "Kita meminta Bapak bupati untuk memerintahkan Inspektorat sehingga uang negara yang sudah terlanjur digunakan untuk pembangunan pasar tersebut tidak sia-sia," jelasnya. Ia menuturkan, aksi yang digelar pada hari ini adalah bentuk kekecewaan masyarakat akan buruknya pengawasan dari disperindag dan pemerintah kecamatan Jambe."Selain kami nilai lalai, kami juga menyoroti kinerja dari aparatur kecamatan Jambe yang secara logika kami rasa tidak mungkin mereka tidak mengetahui kondisi pasar itu yang beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah," jelasnya. Menurut dia, kebobrokan kinerja dari bawahan bupati Tangerang dalam melakukan pengawasan sudah semestinya kembali dilakukan evaluasi menyeluruh, hal itu dinilai perlu lantaran masa jabatan A. Zaki Iskandar sudah tinggal menghitung hari. "Jangan sampai program - program Bupati yang sudah baik diciderai dengan kelakukan anak buahnya yang kami nilai lemah dalam melakukan pengawasan," Tuturnya.Jhn


.jpg)




.jpg)



.jpg)




