Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Barata Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Sejumlah massa dari Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (BARATA) menggelar aksi unjuk rasa mendesak bupati Tangerang A. Zaki Iskandar melakukan evaluasi atas kinerja bawahannya yang dinilai lalai sehingga menimbulkan kerusakan atas pasar jambe yang beberapa waktu lalu terbengkalai dan dijadikan tempat pembuangan sampah, pada senin (8/8/2022). Dalam aksinya para pengunjuk rasa membentangkan beberapa poster sindiran bertuliskan "Buang sampah kok di pasar?, Disperindag sakit atau Sakti ?. H. Saleh Harahap Koordinator Barata dalam orasinya meminta pertanggung jawaban dari Kepala dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Tangerang dan mendesak Inspektorat untuk segera melakukan audit atas kerusakan yang ditimbulkan. "Kita meminta Bapak bupati untuk memerintahkan Inspektorat sehingga uang negara yang sudah terlanjur digunakan untuk pembangunan pasar tersebut tidak sia-sia," jelasnya. Ia menuturkan, aksi yang digelar pada hari ini adalah bentuk kekecewaan masyarakat akan buruknya pengawasan dari disperindag dan pemerintah kecamatan Jambe."Selain kami nilai lalai, kami juga menyoroti kinerja dari aparatur kecamatan Jambe yang secara logika kami rasa tidak mungkin mereka tidak mengetahui kondisi pasar itu yang beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah," jelasnya. Menurut dia, kebobrokan kinerja dari bawahan bupati Tangerang dalam melakukan pengawasan sudah semestinya kembali dilakukan evaluasi menyeluruh, hal itu dinilai perlu lantaran masa jabatan A. Zaki Iskandar sudah tinggal menghitung hari. "Jangan sampai program - program Bupati yang sudah baik diciderai dengan kelakukan anak buahnya yang kami nilai lemah dalam melakukan pengawasan," Tuturnya.Jhn


.jpg)














