- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal

Keterangan Gambar : Bank Jakarta berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan, Bank Jakarta berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan Instalasi Tangki Septic Komunal dengan Pemanfaatan Biogas (Biodigester) di wilayah Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Program ini menjadi bagian dari dukungan nyata Bank Jakarta terhadap percepatan pencapaian program Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)/Open Defecation Free (ODF), yang merupakan pilar pertama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Kegiatan peresmian dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati; Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin; Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo; Ketua Baznas Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar; Kepala PMI Provinsi DKI Jakarta, Mardani; serta Camat Pasar Rebo dan masyarakat Kelurahan Pekayon, pada Kamis (13/11/2025).
Baca Lainnya :
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Jakarta Fair 2026 Tembus 4 Juta Pengunjung, JIEXPO Optimistis Capai Target 6 Juta
Melalui dukungan pendanaan, Bank Jakarta dan PMI DKI Jakarta berkontribusi dalam pembangunan instalasi biodigester sebagai teknologi yang menampung limbah domestik untuk difermentasi secara anaerob sehingga menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif ramah lingkungan bagi masyarakat, seperti untuk kebutuhan memasak dan penerangan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan rasa syukur dan kegembiraannya terhadap peresmian Instalasi Biodigester Komunal di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, sebagai bentuk pemanfaatan teknologi yang memberikan dampak positif bagi warga.
“Ekosistem seperti ini, saya ingin mengembangkan lebih besar, apakah bisa di kantor pemerintah atau swasta. Kita bisa buat sistem seperti ini, secara ekonomi sangat membantu,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi pengolahan sanitasi ini akan memperkuat Jakarta sebagai kota global, di mana salah satunya persoalan buang air besar (BAB) dapat teratasi.
“Ini juga mendorong saving, dengan demikian memberikan dampak ekonomi yang penting dan, lebih penting, kesehatan masyarakatnya akan lebih baik,” pungkas Pramono.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa sinergi antara Bank Jakarta dan PMI DKI Jakarta merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
“Bank Jakarta berkomitmen untuk berperan aktif mendukung program pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni. Melalui program CSR ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari fasilitas sanitasi yang memadai, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan dari limbah domestik,” ujar Agus.
Implementasi program CSR Biodigester Komunal di Pekayon ini juga sejalan dengan komitmen Bank Jakarta dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, yang menekankan pentingnya kualitas hidup perkotaan yang aman, bersih, dan inklusif.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberikan manfaat sosial secara langsung kepada masyarakat Jakarta.
“Bank Jakarta akan terus memperluas kontribusi sosialnya melalui berbagai inisiatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk program berbasis lingkungan dan pemberdayaan. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat citra Bank Jakarta sebagai lembaga keuangan daerah yang peduli terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan warga Jakarta,” tutup Arie.
Konsisten Implementasikan CSR
Melalui berbagai program tanggung jawab sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, Bank Jakarta terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PMI dalam mewujudkan Jakarta yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Selain program biodigester komunal, Bank Jakarta juga secara berkesinambungan telah melaksanakan berbagai inisiatif CSR di bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan sosial kemanusiaan sebagai bentuk kontribusi aktif terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah DKI Jakarta. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta untuk menghadirkan pertumbuhan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















