- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Bakrie Amanah Bantu Desa Waringinsari Miliki Jembatan Gantung Megah Sepanjang 44 Meter

MEGAPOLITANPOS.COM, CIANJUR-- Sungguh berkah luar biasa menyambut bulan ramadan 1445 Hijriyah ini. Khususnya bagi warga Desa Waringinsari dan Desa Sindangraja di Cianjur, Jawa Barat. Mereka bangga karena jembatan gantung yang menopang perhubungan dan roda ekonomi masyarakat telah selesai direnovasi.
Kini, jembatan gantung sepanjang 44 meter telah terbentang untuk semakin mendekatkan kedua tersebut dan desa-desa sekitarnya. Jembatan gantung kolaborasi antara Bakrie Amanah, Sonam Group & Sasaka Indonesia itu mulai direnovasi pada Desember 2023, dan baru saja diserah terimakan.
Jembatan yang disebut sebagai Jembatan untuk Negeri sudah dimanfaatkan oleh warga kedua desa, terutama untuk meningkatkan sektor perekonomian.
Baca Lainnya :
- Kepercayaan Publik Melejit, Lazismu Depok Raup Rp1,43 Miliar Dana ZIS Selama Ramadhan
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis
- Program SAE Ramadhan Fest 2026 Kiat Anggia Emarini Majukan Pelaku UMKM Blitar
- Ramadhan Momentum Memperbaiki Diri, Hj Nety Herawati Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah dan Jaga Kesehatan
Sejak pertama kali dibangun 22 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2002, jembatan yang dikenal masyarakat setempat sebagai Jembatan Leuwimunding itu menjadi satu - satunya akses yang bisa dilewati untuk aktivitas perekonomian setiap harinya. Hal ini yang menjadikan akses jembatan ini menjadi sangat penting posisinya.
Menurut Kepala Desa Waringinsari, Nadir Muharam Abdurahman, aktivitas mayoritas masyarakat Desa Waringinsari berprofesi sebagai petani dan hasilnya akan dijual ke Kabupaten Sukabumi yang berada di seberang. Akses terdekat untuk menjual hasil tani masyarakat di sini adalah di Kabupaten Sukabumi. Jika tidak, masyarakat harus menempuh hampir 3 jam untuk bisa sampai di Kecamatan Takokak, Kab. Cianjur.
"Ini yang menyebabkan masyarakat di sini lebih memilih menjual hasil taninya ke Kabupaten Sukabumi," kata Nadir.
Sejak pertama kali dibangun jembatan tersebut belum pernah direnovasi sehingga kondisinya semakin membahayakan.
"Jadi sudah lama masyarakat Desa Waringinsari mengusahakan agar jembatan ini bisa direnovasi agar lebih aman," jelas Nadir.
Nadir bangga dengan perjuangan masyarakat desanya dalam merenovasi jembatan.
"Memang sudah banyak pihak yang mensurvei jembatan ntuk bisa direnovasi. Tapi memang mungkin saat itu masih belum menjadi rezekinya kami Desa Waringinsari sehingga renovasi jembatan pun belum bisa terlaksana," cerita Nadir.
Perjuangan Nadir dan warga desanya mulai membuahkan hasil ketika mereka mulai menuliskan keinginannya di sosial media, sehingga bahkan menjadi viral.
"Alhamdulillah doa kami dikabulkan oleh Allah SWT, di mana kami dipertemukan dengan Bakrie Amanah dan juga Sasaka Indonesia,” ujar Nadir.
“Atas nama masyarakat Desa Waringinsari, kami mengucapkan terima kasih kepada Bakrie Amanah atas respon baiknya kepada warga di sini. Semoga ini menjadi jalan keberkahan untuk semuanya agar bisa lebih bermanfaat lagi,” terang Nadir.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)



.jpg)
.jpg)












