- Menikmati Buka Puasa di Atas Awan: Festival Ramadhan Hotel Neo Puri Indah Hadirkan City View Jakarta Barat dari Lantai 10
- PRSI Perluas Edukasi Robotika melalui Kunjungan ke SDN 01 Menteng
- Dekranasda Barito Utara Perkuat Pembinaan IKM Lewat Perlindungan Hak Cipta Batik
- BPK RI Lakukan Pemeriksaan Terinci, Pemkab Barito Utara Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Keuangan
- Pemkab Barito Utara Sambut Pemeriksaan Terinci BPK RI atas Laporan Keuangan
- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Menaker: Integritas dan Profesionalisme Kunci Layanan Publik Berkualitas
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
Bagas Wigasto : Desa Rejowinangun Gercep Bangun Fasilitas Koperasi Desa Merah Putih

Keterangan Gambar : Desa Rejowinangun Gercep Bangun Fasilitas Koperasi Desa Merah Putih
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan usaha mikro di pedesaan, Pemerintah Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar telah menindaklanjuti instruksi Presiden tentang Koperasi Merah Putih ( KMP-Desa/Kelurahan ), Pemdes setempat mengawali Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas dan menetapkan rencana percepatan pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini dikemukakan Kades Rejowinangun Bagas Wigasto Jum'at ( 19/12/25) kepada media ini di ruang kerjanya.
Dalam kesepakatan pemerintahan setempat menentukan lahan tanah kas desa Rejowinangun seluas 1.ll200 meter persegi bukan tanah area persawahan, sehingga sangat tidak mengganggu lahan pertanian." itu semua sudah konsensus dalam musyawarah antar lembaga, sangat mendukung dan bersepakat membangun gerai Koperasi Merah Putih Desa Rejowinangun,"ungkap Bagas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kademangan, pendamping desa, BPD, musyawarah juga mencakup jajaran RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh lingkungan yang turut memberikan pandangan dalam proses perencanaan pembangunan koperasi tersebut.
Baca Lainnya :
- Menikmati Buka Puasa di Atas Awan: Festival Ramadhan Hotel Neo Puri Indah Hadirkan City View Jakarta Barat dari Lantai 10
- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
Kepala Desa Rejowinangun juga menegaskan bahwa Musdes ini menjadi langkah awal untuk mempercepat realisasi pembangunan fisik yang akan menopang operasional Koperasi Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa akan melengkapi seluruh kebutuhan administrasi pendukung lainnya lokasi dan perizinan pembangunan rampung.
“Setelah musyawarah ini, kami dari pemerintah desa saat ini sudah mengawali pembangunan masih dalam tahap membuat pondasi, dan Insyaalah secara keseluruhan awal tahun 2026 nanti pembangunan rampung dan segera beroperasi Koperasi Merah Putih Desa Rejowinangun,"paparnya.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menaungi berbagai jenis usaha yang dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Desa Sumber. Karena banyaknya unit usaha yang akan dijalankan, pembangunan fasilitas pendukung harus segera direalisasikan agar koperasi dapat beroperasi secara optimal.
“Melihat banyaknya jenis usaha yang akan dijalankan, pembangunan fasilitas menjadi prioritas agar koperasi dapat segera bergerak,” jelasnya.
Orang nomor satu di Pemerintahan desa Rejowinangun lebih jauh juga sangat berharap bahwa pembangunan fasilitas koperasi ini ada dukungan pemerintah pusat utamanya, dan tidak bergantung pada Dana Desa semata. Pemerintah desa berharap adanya dukungan hibah dari pemerintah pusat sehingga anggaran desa tetap dapat difokuskan pada program prioritas lainnya di desa.
“Harapan kami, anggaran pembangunan fasilitas koperasi ini tidak menggunakan Dana Desa, tetapi melalui hibah dari negara,”imbuh Bagas.
Momentum penting bagi Desa Rejowinangun guna lebih memperkuat sektor ekonomi melalui pembentukan koperasi yang lebih modern dan terstruktur." Kami Pemerintahan desa Rejowinangun totalitas mensuport program Presiden Prabowo adanya Koperasi Merah Putih,agar pelaku usaha ekonomi mikro lebih berkembang dan lebih sejahtera,"tutup Bagas (za/mp)










.jpg)





