- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
Anggota DPRD Dorong Pemerintah Bangun Community Center di Wilayah Jatiuwung

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Nurhadi mendapat aspirasi dari masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terkait perbaikan drainase
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Nurhadi mendapat aspirasi dari masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terkait perbaikan drainase. Aspirasi itu disampaikan saat dia menggelar reses pada Sabtu (03/12/2022) lalu.
"Yang datang luar biasa, jadi masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas ingin perbaikan dranase karena kan banyak perkampungan, tapi mereka kebanjiran. Inikan aneh,"kata Nurhadi.
Dikatakannya, masyarakat mengaku hampir putus asa menghadapi kondisi tersebut. "Tapi saya katakan, itu tanggung jawab pemerintah, sampai nanti ada solusi terbaik yang diberikan,"ucapnya.
Baca Lainnya :
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
Permasalahan berikutnya yang disampaikan masyarakat adalah terkait sistem zonasi yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan di tengah masyarakat. "Karena masih banyak wilayah yang tidak memiliki sekolah sehingga tidak masuk zonasi, berikutnya menyangkut pendidikan,"katanya.
Disinggung soal jumlah titik banjir, Nurhadi menyebut bahwa ada satu titik, namun melintasi dua RW dan memerlukan perhatian khusus dari Pemkot Tangerang.
"Dari awal, itukan kali kecil di perkampungan memang belum dipersiapkan drainasenya. Karena memang inikan perkampungan, tentu beda dengan perumahan ya. Jadi memang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, karena memang saluran ini belum dirapihkan semuanya,"ucapnya.
"Lalu ada juga soal ruang terbuka hijau di perkampungan agar dilakukan pembebasan lahan,"ucapnya.
Tentunya, saya mendorong juga pemerintah untuk membeli lahan di wilayah tersebut untuk dijadikan tempat serbaguna, seperti taman bermain, tempat pertemuan dan lain sebagainya.
"Ya, seperti community center untuk kepentingan warga sekitar karena saya lihat wilayah itu padat penduduk dan tidak ada sarana prasarana pertemuan," pungkasnya.Jhn

.jpg)

.jpg)





.jpg)






