- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Anggota DPRD Dorong Pemerintah Bangun Community Center di Wilayah Jatiuwung

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Nurhadi mendapat aspirasi dari masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terkait perbaikan drainase
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra, Nurhadi mendapat aspirasi dari masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terkait perbaikan drainase. Aspirasi itu disampaikan saat dia menggelar reses pada Sabtu (03/12/2022) lalu.
"Yang datang luar biasa, jadi masyarakat Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas ingin perbaikan dranase karena kan banyak perkampungan, tapi mereka kebanjiran. Inikan aneh,"kata Nurhadi.
Dikatakannya, masyarakat mengaku hampir putus asa menghadapi kondisi tersebut. "Tapi saya katakan, itu tanggung jawab pemerintah, sampai nanti ada solusi terbaik yang diberikan,"ucapnya.
Baca Lainnya :
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan Ketat Program MBG
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Akses Jalan Total Persada Periuk Kota Tangerang Masih Lumpuh
Permasalahan berikutnya yang disampaikan masyarakat adalah terkait sistem zonasi yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan di tengah masyarakat. "Karena masih banyak wilayah yang tidak memiliki sekolah sehingga tidak masuk zonasi, berikutnya menyangkut pendidikan,"katanya.
Disinggung soal jumlah titik banjir, Nurhadi menyebut bahwa ada satu titik, namun melintasi dua RW dan memerlukan perhatian khusus dari Pemkot Tangerang.
"Dari awal, itukan kali kecil di perkampungan memang belum dipersiapkan drainasenya. Karena memang inikan perkampungan, tentu beda dengan perumahan ya. Jadi memang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, karena memang saluran ini belum dirapihkan semuanya,"ucapnya.
"Lalu ada juga soal ruang terbuka hijau di perkampungan agar dilakukan pembebasan lahan,"ucapnya.
Tentunya, saya mendorong juga pemerintah untuk membeli lahan di wilayah tersebut untuk dijadikan tempat serbaguna, seperti taman bermain, tempat pertemuan dan lain sebagainya.
"Ya, seperti community center untuk kepentingan warga sekitar karena saya lihat wilayah itu padat penduduk dan tidak ada sarana prasarana pertemuan," pungkasnya.Jhn








.jpg)

.jpg)






