- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Akses Dana BergulirLPDB, Koperasi Sabalam Mampu Berdayakan Petani dan Ekspor Rempah

Keterangan Gambar : Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani
MEGAPOLITANPOS.COM, Lampung- Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang berbasis di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dalam membina petani dan menembus pasar ekspor melalui pengolahan dan pemasaran komoditas rempah-rempah unggulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pembiayaan dana bergulir yang disalurkan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sejak tahun 2022. Berkat pembiayaan tersebut, Koperasi Sabalam mampu membangun ekosistem usaha pertanian yang terintegrasi dengan pelaku industri ekspor, meningkatkan daya saing petani lokal, serta memperkuat rantai pasok produk ekspor seperti lada, cengkeh, kayu manis, dan pala ke pasar internasional.
Ketua Koperasi Sabalam, Supriyanto menjelaskan bahwa koperasi yang berdiri sejak 2019 tersebut semula menghadapi berbagai keterbatasan dalam permodalan dan akses pembiayaan.
Baca Lainnya :
- Dari Petani Ikan hingga Program MBG, Ekosistem BMT THS Tumbuh Berkat Dukungan LPDB Koperasi
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- LPDB Koperasi Tegaskan Komitmen Pembiayaan Syariah Berbasis Good Governance
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Waspada Penipuan! LPDB Koperasi Pastikan Tak Ada Biaya Pengajuan Pembiayaan
Namun, setelah memperoleh dukungan dana bergulir dari LPDB, koperasi mampu memperluas usahanya hingga menjalin kerja sama strategis dengan CV Spice Solution Indonesia (SSI) yang telah memiliki jaringan ekspor global.
“Kami memulai dengan kondisi yang serba terbatas, tapi dengan semangat membangun ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Berkat dana bergulir dari LPDB, kami mampu meningkatkan kapasitas usaha koperasi, memperluas pembinaan kepada petani, dan mendorong produk rempah-rempah ke pasar ekspor,” ujar Supriyanto.
Saat ini, koperasi Sabalam telah membina ratusan kelompok tani di berbagai kabupaten di Lampung, termasuk di Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesawaran. Model keanggotaan koperasi pun dibuat selektif dan efisien dengan hanya melibatkan pengurus kelompok sebagai perwakilan, sementara pembinaan dilakukan menyeluruh kepada petani di tingkat bawah dengan sistem klaster.
Supriyanto menjelaskan koperasi menjadi pemasok utama CV SSI untuk ekspor rempah-rempah seperti lada, cengkeh, kayu manis, pala, cabai jawa, dan kunyit ke berbagai negara tujuan.
Lebih lanjut, Supriyanto menyampaikan bahwa kehadiran LPDB memberikan kepercayaan yang besar dari berbagai pihak, baik petani, buyer, hingga mitra usaha.
"Dana bergulir yang diperoleh memungkinkan koperasi melakukan pembayaran tunai kepada petani dan menjaga kesinambungan pasokan bahan baku kepada eksportir," ungkapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)
















