Breaking News
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
Agus Setiawan Anggota DPRD Kota Tangerang Gelar Reses II, Ini Yang Dikeluhkan Warga

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan melakukan kegiatan Reses II di Kelurahan Kelapa Indah Kota Tangerang setelah sebelumnya diadakan di Kelurahan Sukasari di hari yang sama, Minggu (27/2/2022). Reses dilakukan untuk mendengar aspirasi atau keluhan masyarakat terkait permasalahan yang ada di Daerah Pemilihan tersebut. Agus Setiawan mengatakan bahwa masalah yang ada di Kelapa indah tidak terlalu banyak, menurutnya hal ini dikarenakan manajemen dari lurah yang luar biasa dalam menangani masalah di masyarakat. "Belum setahun tapi pengalamannya luar biasa sebagai Kepala Kelurahan", ucap Agus. Agus Setiawan juga mengatakan bahwa fasilitas di perumahan tersebut seperti penerangan dan drainase bekerja dengan baik tanpa permasalahan. Namun ada permasalahan, yaitu mengenai pengelompokan kelurahan cluster baru, dan juga masalah mengenai hutang pajak PBB. "Jadi kalau ada perumahan modernland yang dibangun atau beli dari tahun 1994 dan kebawah, misal kita beli tahun 2001 atau 2005, karena modernland belum bayar itu timbul jadi hutang kita", ucap Agus. Selain itu, warga juga mengeluhkan terkait administrasi penduduk dikarenakan masih sering terjadi pungli. Masalah yg diusulkan. "Problemnya biasanya banyak pungli, walaupun sekarang banyak aplikasi tapi tetap itu masih ada", ujar Layletha Candra Dewi, selaku Ketua RT.04. Menurut Agus beberapa hal yang diusulkan warga adalah seperti kenaikan NJOP minta ditinjau kembali. Kemudian tunggakan Pajak sejak 1994 danseterusnya baru ditagih ditengah Pandemi, waktu sebelum pandemi kenapa tidak ditagih. Lalu juga banyak pembangunan drainase tidak berfungsi. "Dan banyak sampah berserakan lebih dari 2 hari tidak diangkut-angkut ditepi jalan raya," ujarnya. Sementara itu warga juga berharap masalah administrasi bisa segera dipermudah. Walaupun sudah ada aplikasi Tangerang Live, Ketua RT.04, Layletha mengatakan warga masih kesulitan dalam melakukannya, karena aplikasi ini hanya bisa digunakan oleh pengguna android dan tidak user friendly. "Harapannya ya semoga Pak Dewan bisa membantu masalah ini, menjembatani warga yang ada disini dengan pihak pengelola, pihak perumahan maupun pihak pemerintah," lanjut Layletha. Acara reses ini adalah reses pertama yang diadakan di RT.04 RW.03 Kelurahan Kelapa Indah. Tahun ini terdapat dua kegiatan yang diadakan di daerah ini, yaitu vaksinasi dan reses. Sedangkan tahun lalu tidak ada kegiatan apapun disini dikarenakan pandemi covid-19.(Tim mg 1/MP)


.jpg)





.jpg)







