Breaking News
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
Pemerintah Diminta Selesaikan Dualisme Dekopin
Jakarta (MegapolitanPos.com) - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(KemenkopUKM) diminta menyelesaikan dualisme kepemimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menjelang pelaksanaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 pada 12 Juli 2022. Hal itu terungkap dalam diskusi yang berkaitan dengan Dualisme Dekopin di Masa Pandemi, kemarin (16/5/2022).
Irsyad Muchtar, Direktur Co-operative Research Institut (CRI) menyampaikan kepemimpin Dekopin saat ini masih dalam situasi dualisme antara Nurdin Halid dan Sri Untari Bisowarno, yang masing-masing mengklaim sebagai Ketua Dekopin yang sah. "Menjelang Harkopnas, mestinya Teten Masduki bisa menyelesaikan dualisme Dekopin yang berlarut-larut saat ini," katanya.
Menurut dia, dualisme kepemimpinan di tubuh Dekopin menambah deretan citra negatif atas wadah perkoperasian di Indonesia. Selain perhatian terhadap pengembangan UKM, penguatan kelembagaan koperasi melalui Dekopin juga perlu mendapat perhatian serius Kementerian Koperasi sebagai regulator.
Edy Sasmito, mantan Ketua Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) mendorong agar pemerintah bersikap tegas menyelesaikan persoal tersebut. "Kurang baik bagi perkoperasin di Tanah Air bila konflik ini dibiarkan tanpa akhir," tuturnya.
Senada dengan itu, Mulia Ginting, mantan Ketua Forwakop periode 2006-2008/2008-2010 menyampaikan menjelang Harkopnas pada Juli 2022 agar dualismen di tubuh Dekopin dapat diselesaikan demi kebaikan pergerakan perkoperasian.
Diketahui, Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin di Makassar, Sulawesi Selatan pada 11-14 November 2019 menghasilkan dualisme kepemimpinan antara kubu Nurdin Halid dan Sri Untari Bisowarno.
(ASl/Red/MP).


.jpg)














