- Miskan : Halal Bihalal 1447 H Pemersatu Warga PSHT Hamemayu Hayuning Bawono
- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas

Keterangan Gambar : Jalan rusak
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Deru alat berat memecah pagi, debu beterbangan di sepanjang ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat. Sebanyak 30 titik jalan yang rusak kini disentuh perbaikan dalam waktu yang berpacu dengan hitungan hari.
Di bawah komando Bupati Eman Suherman, total 117 kilometer jalan dikebut dengan anggaran Rp 143 miliar. Targetnya jelas: sebelum takbir berkumandang, masyarakat sudah bisa melintas dengan rasa aman dan nyaman.
"Kita kejar sebelum Lebaran. Masyarakat harus bisa mudik tanpa waswas. Kalau pun ada yang belum selesai, kita lanjutkan setelah Lebaran," tegas Eman, Rabu (4/3/2026).
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
- PAD Majalengka Melejit! Pajak Kendaraan Sumbang Rp 83,6 Miliar, Sinyal Kuat Ekonomi Daerah Bangkit
- DPRD Majalengka Soroti Limbah Industri dan IPAL, Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2026
Namun percepatan ini bukan tanpa peringatan. Eman berbicara lantang soal integritas. Ia mengingatkan para pengusaha dan kontraktor agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.
"Jangan coba-coba main tangan. Ini uang rakyat. Kualitas harus bagus. Kepercayaan publik jangan dikhianati," ujarnya dengan nada serius.
Di sejumlah titik, pekerja terlihat menambal lubang-lubang menganga yang sebelumnya menjadi "jebakan" pengendara. Di titik lain, struktur jalan yang rusak parah diperkuat dan dilapisi hotmix baru. Pengawasan dilakukan ketat, dinas teknis turun langsung ke lapangan memastikan mutu tak dikorbankan demi kecepatan.
"Kita tidak ingin asal cepat tapi hasilnya mengecewakan. Lebih baik terukur, tapi benar-benar kuat dan tahan lama," tambahnya.
Langkah ini bukan sekadar proyek tambal sulam menjelang hari raya. Pemkab menargetkan konektivitas antarwilayah makin solid, roda ekonomi bergerak lebih lancar, dan kepercayaan masyarakat kembali tumbuh.
Harapan Warga Menggema
Di balik suara mesin dan aroma aspal panas, harapan warga ikut menguat. Asep (45), warga Ciomas Maja, tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Jalur Maja–Sukahaji yang sebelumnya dipenuhi lubang kini mulai mulus kembali.
"Alhamdulillah sudah diperbaiki. Dulu kalau lewat harus zig-zag hindari lubang. Mudah-mudahan awet, jangan cepat rusak lagi," katanya.
Siti (38), warga Kecamatan Ligung, juga merasakan dampaknya. Jalan Bantarwaru - Bongas yang kini mulus dinilai memberi angin segar bagi pedagang kecil.
"Kalau jalan bagus, pembeli dan distribusi lancar. Kami yang usaha kecil pasti terbantu," tuturnya.
Kini, waktu terus berjalan menuju Lebaran. Di antara harapan dan pengawasan ketat, masyarakat Majalengka menanti satu hal: komitmen yang bukan sekadar janji, melainkan benar-benar terasa di setiap kilometer jalan yang mereka lintasi. (Agit)




.jpg)












