- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas

Keterangan Gambar : Jalan rusak
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Deru alat berat memecah pagi, debu beterbangan di sepanjang ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat. Sebanyak 30 titik jalan yang rusak kini disentuh perbaikan dalam waktu yang berpacu dengan hitungan hari.
Di bawah komando Bupati Eman Suherman, total 117 kilometer jalan dikebut dengan anggaran Rp 143 miliar. Targetnya jelas: sebelum takbir berkumandang, masyarakat sudah bisa melintas dengan rasa aman dan nyaman.
"Kita kejar sebelum Lebaran. Masyarakat harus bisa mudik tanpa waswas. Kalau pun ada yang belum selesai, kita lanjutkan setelah Lebaran," tegas Eman, Rabu (4/3/2026).
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
Namun percepatan ini bukan tanpa peringatan. Eman berbicara lantang soal integritas. Ia mengingatkan para pengusaha dan kontraktor agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.
"Jangan coba-coba main tangan. Ini uang rakyat. Kualitas harus bagus. Kepercayaan publik jangan dikhianati," ujarnya dengan nada serius.
Di sejumlah titik, pekerja terlihat menambal lubang-lubang menganga yang sebelumnya menjadi "jebakan" pengendara. Di titik lain, struktur jalan yang rusak parah diperkuat dan dilapisi hotmix baru. Pengawasan dilakukan ketat, dinas teknis turun langsung ke lapangan memastikan mutu tak dikorbankan demi kecepatan.
"Kita tidak ingin asal cepat tapi hasilnya mengecewakan. Lebih baik terukur, tapi benar-benar kuat dan tahan lama," tambahnya.
Langkah ini bukan sekadar proyek tambal sulam menjelang hari raya. Pemkab menargetkan konektivitas antarwilayah makin solid, roda ekonomi bergerak lebih lancar, dan kepercayaan masyarakat kembali tumbuh.
Harapan Warga Menggema
Di balik suara mesin dan aroma aspal panas, harapan warga ikut menguat. Asep (45), warga Ciomas Maja, tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Jalur Maja–Sukahaji yang sebelumnya dipenuhi lubang kini mulai mulus kembali.
"Alhamdulillah sudah diperbaiki. Dulu kalau lewat harus zig-zag hindari lubang. Mudah-mudahan awet, jangan cepat rusak lagi," katanya.
Siti (38), warga Kecamatan Ligung, juga merasakan dampaknya. Jalan Bantarwaru - Bongas yang kini mulus dinilai memberi angin segar bagi pedagang kecil.
"Kalau jalan bagus, pembeli dan distribusi lancar. Kami yang usaha kecil pasti terbantu," tuturnya.
Kini, waktu terus berjalan menuju Lebaran. Di antara harapan dan pengawasan ketat, masyarakat Majalengka menanti satu hal: komitmen yang bukan sekadar janji, melainkan benar-benar terasa di setiap kilometer jalan yang mereka lintasi. (Agit)

















