- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
1.000 Burung Hantu dilepaskan, Solusi Mengatasi Hama Tikus di Kabupaten Majalengka

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Ketahanan Pangan , Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman (tengah)
MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka -Saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bantuan 1.000 ekor burung hantu kepada petani di Majalengka.
Sesuai arahan Presiden Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Tanaman Pangan , Jum'at (09/05/2025) menyerahkan secara langsung bantuan burung hantu kepada petani di Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.
Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Yudi Sastro terdapat sebuah fakta ilmiah dan bukti lapangan yang tak terbantahkan, yakni burung hantu adalah salah satu solusi alami paling efektif untuk memberantas hama tikus.
Baca Lainnya :
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Presiden Prabowo melihat celah solusi yang baik, yaitu pendekatan hayati. Dan salah satu predator alami paling efektif untuk tikus adalah burung hantu.
"Hari ini kita serahkan kepada para petani di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat sebanyak 1.000 burung hantu, untuk mengatasi hama tikus yang menyerang tanamah padi di wilayahnya," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan , Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman mengatakan keberadaan burung hantu mampu menekan serangan hama tikus yang berpotensi merusak keberhasilan Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).
IPHA merupakan metode pengairan berselang yang diklaim mampu menghemat air hingga 30 persen sekaligus meningkatkan produktivitas padi.
"Selama ini hama tikus yang menyerang tanaman padi sangat banyak sekali dan sesuai janji Bapak Presiden Prabowo saat mengunjungi Kabupaten Majalengka akan membantu petani dengan bantuan burung hantu.," tuturnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian Pertanian. ** (Agit)

















