- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Wujudkan Zero Stunting di Kabupaten Blitar, Bupati Rini Syarifah Apresiasi kinerja Baznas Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Bupati Blitar apresiasi kinerja Baznas dalam membantu mengatasi stunting di Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitrar - Dalam rangka menekan anka penderita Stunting di Indonesia kususnya di wilayah Kabupaten Blitar, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya membantu pemerintah menekan angka Stunting dan menjadikan prioritas pembangunan, seperti diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021. Target prevalensi stunting Nasional tahun 2024 adalah 14%. Terkait dengan hal tersebut Baznas Kabupaten Blitar pada Senin (26/06/23) bertempat di pendopo Kantor Kecamatan Sanankulon yang dihadiri oleh Bupati Blitar Rini Syarifah.
Pentasarufan disampaikan kepada.... anak stunting secara simbolis oleh Bupati disaksikan pejabat tehnis terkait, Forkopimcam Sanankulon tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dihadapan para undangan orang nomor satu di Pemkab Blitar ini menyebutkan,"Salah satu peran serta Baznas menurunkan angka stunting di Kabupataen Blitar. Karena berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Blitar tahun 2021 sebesar 14,5% dan pada tahun 2022 turun 0,2% atau menjadi 14,3%. Sementara target Kabupaten Blitar di tahun 2024 adalah sebesar 8,6%," Ujar Bupati Rini Syatifah.

Baca Lainnya :
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Dalam rangka mewujudkan program nasional ini, seoanjutnya Rini atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Baznas atas komitmennya untuk menurunkan angka stunting. "Untuk itu Saya mengajak seluruh stakeholder, agar memberikan dukungan melalui aksi nyata disektor masing-masing dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Blitar,"harapnya.
Disampaikan pula oleh Syarifah ada indikator penyebab anak balita mengalami stunting adalah gizi buruk pada ibu hamil dan bayi. Untuk itu sangat dibutuhkan peran ibu agar kreatif meningkatkan ketahanan pangan keluarga, wajib menyediakan bahan makanan bagi keluarga yang cukup, aman, dan bergizi dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari , sehingga hidup aktif dan sehat dengan memaksimalkan sejengkal lahan untuk ditanami.

Untuk itu, saya mengingatkan agar panjenengan semua agar mengoptimalkan lahan ditanami sayur-sayuran, buah-buahan, dan sumber makanan nabati lainnya. Dan bantuan dari Baznas ini benar-benar bisa bermanfaat, menambah gizi keluarga. Saya ingin, penurunan angka stunting pada tahun 2024 tidak hanya sebesar 8,6% namun harus zero. Kabupaten Blitar harus bebas stunting,"tuturnya.
Dilain sisi Drs. Achmat Husein selaku ketua Badan asmil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar menyebutkan, pentasarufan di Kecamatan Sanankulon sebanyak 205 anak, yang mendapat bantuan tambahan Gisi dari BAZNAS Kabupaten Blitar 150 anak berupa telur 60 butir per anak selama 6 bulan.
" Itu bagian dari kegiatan Baznas Kabupaten Blitar, selain membantu penanganan Stunting, kami juga bergerak di bidang pendidikan, bedah rumah dan masalah kegiatan sosial lainnya yang belum tersentuh oleh Pemerintah, Baznas berupaya membantu Pemkab Blitar," pungkas Husein. (adv/za/mp)
















