- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
Warga Pondok Cabe Keluhkan Pertalite Langka di SPBU

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 411 Pondok Cabe Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel tak memiliki stok BBM jenis pertalite. Warga setempat mengeluh, stok pertalite kosong, Jumat (07/06/2024).
Informasi yang di dapat setiap SPBU mendapatkan 5000 liter ketersediaan BBM, khsususnya pertalite.
Padahal BBM jenis pertalite masyarakat butuhkan karena harganya relatif terjangkau. Sementara itu, di tingkat pedagang eceran atau kios, stoknya selalu tersedia. Bahkan berlebih, sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
Salah satu warga Pondok Cabe pengguna pertalite mengeluhkan kelangkaan pertalite. Menurutnya masyarakat saat ini membutuhkan BBM jenis pertalite.
"Apalagi dalam suasana saat ini aktivitas warga lagi ramai-ramainya. apalagi, saat ini mau memasuki Lebaran Idul Adha,” katanya.
Menurutnya, saat ini memiliki mobilitas masyarakat tinggi. Seperti mencari nafkah atau aktivitas sosial lainnya untuk kesiapan menyambut Hari Raya Idul Adha.
"Inikan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kalau membeli di atasnya (jenis BBM) macam pertamax itu sudah pasti mahal. Sementara keperluan banyak dan penghasilan warga pas-pasan, bahkan kurang,” katanya.
Dia berharap kepada pemerintah, khusunya instansi terkait dapat menindaklanjuti kelangkaan BBM jenis pertalite di wilayah Pondok Cabe dan sekitarnya. ** (Nan)

















