- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Warga di 10 Wilayah Kota Tangsel Terdampak Kekeringan Dapat Pasokan Air Bersih

Keterangan Gambar : Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) membagikan air bersih pada 10 lokasi
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) membagikan air bersih pada 10 lokasi wilayah rawan kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebanyak 1 unit mobil tangki dan 10 set toren turut disuplai ke lapangan.
Seperti diketahui kini ada 10 lokasi di wilayah Tangsel yang terdampak kekeringan, yakni Kelurahan Setu, Keranggan, Muncul, Babakan, Kademangan, Buaran, Ciater, Jurang Mangu Barat, Pakualam dan Pakulonan.
Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah DCKTR Kota Tangsel, Budi Rachmat, mengatakan, pihaknya berperan aktif mengatasi dampak kekeringan. Pasokan air bersih serta unit pendukung seperti mobil tangki khusus air bersih dan toren telah dioperasionalkan sejak beberapa pekan lalu.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
"Sepuluh titik itu berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), karena BPBD lah yang sementara ini leading sektornya. Kita saling gotong royong membantu dalam rangka membantu masyarakat mengatasi kekurangan air bersih," katanya. Senin, (06/11/2023).
Dalam perjalanannya, ucap Budi, BPBD telah menginformasikan bahwa kebutuhan air bersih kian meluas ke berbagai wilayah lain. Karena keterbatasan anggaran, DCKTR lantas mengajukan tambahan sekira 100 set toren pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2023.
"ABT kan baru kemarin diketoknya. Kita sedang pengadaan pakai e-Katalog, kurang lebih 100 toren," jelasnya.
Menurutnya, penambahan sekira 100 toren itu untuk mengantisipasi dampak kekeringan ke depan. DCKTR sendiri telah bekerjasama dengan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT PITS serta pihak swasta dalam menyuplai air bersih.

"Kan waktu pengajuannya kita belum tahu dampak el nino kemarau ini meluasnya seperti apa, sehingga kita ajukan sebanyak itu. Kalau sumber airnya kita ngambil air bersih dari PT PITS, ngambil dari BSD, pakai mobil tangki kita," ucapnya.
Pada pelaksanaannya, penempatan toren-toren pada 10 titik itu disesuaikan pada area yang mudah dijangkau masyarakat setempat. Pihak kelurahan dan pengurus lingkungan dilibatkan dalam serah terima toren oleh DCKTR.
"Jadi dengan adanya toren ini lebih efektif, sehingga mobil tangki tinggal datang dan isi. Nanti untuk lokasinya bisa cek ke kecamatan dan kelurahan untuk penempatan toren-toren itu," terangnya.
Toren-toren itu sendiri berkapasitas 2 ribu liter. Seunit mobil tangki milik DCKTR disiagakan guna menyuplai air bersih kembali jika persediaan air dalam toren habis. ** (AdV)







.jpg)



.jpg)




