- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
Wamen UMKM Tekankan Peran Penting Kampus dalam Pengembangan Kewirausahaan

Keterangan Gambar : Wamen UMKM Helvi saat membuka acara Entrepreneur Hub Terpadu Banyumas 2025
MEGAPOLITANPOS.COM, Purwokerto, - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan, kampus memiliki peran penting dalam pengembangan kewirausahaan, khususnya dalam konteks transformasi digital para pengusaha UMKM.
"Di era sekarang wirausahawan tak cukup bermodalkan berani tapi juga harus bertransformasi digital, dan kampus punya peranan penting dalam ranah tersebut," ujar Wamen UMKM Helvi saat membuka acara Entrepreneur Hub Terpadu Banyumas 2025 'Entrepreneur Journey - Scalling Up' bekerja sama dengan Lazada di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kamis (8/5).
Di hadapan ratusan peserta dan wirausahawan muda, Wamen Helvi menyampaikan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam mengurus UMKM yaitu pelatihan kewirausahaan, permodalan, dan perluasan pasar.
Baca Lainnya :
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
"Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Prabowo Subianto untuk sektor UMKM yaitu perkuat kelembagaan, fasilitasi iptek, dan fasilitasi pembiayaan. Untuk itu kita semua harus berkolaborasi di segala aspek, termasuk mengoptimalkan teknologi," katanya.
Menurutnya, Kabupaten Banyumas memiliki potensi luar biasa dalam mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, melalui pengembangan UMKM termasuk yang bergerak di bidang kuliner, batik, kerajinan bambu, hingga agrowisata.
Namun, Wamen melanjutkan, yang paling penting bukan sekadar potensi, melainkan gerakan bersama mengoptimalkan potensi itu untuk pemerataan dan mengentaskan ketimpangan ekonomi.
"Kami ingin memotivasi para wirusahawn muda khususnya para mahasiswa, agar jangan takut berwirausaha. Karena wirausaha bukan jalan cadangan, melainkan jalan utama membangun Indonesia. Dan hari ini, generasi muda hadir bukan hanya sebagai penerus, tetapi sebagai pemimpin perubahan," katanya.
Wamen Helvi menuturkan, ada empat kunci utama yang harus ditanamkan dalam jiwa seorang wirausaha yang produktif, mandiri, dan berdaya saing yaitu Loyalitas, Integritas, Disiplin, dan Inovasi atau yang bisa disingkat LIDI.
Pada kesempatan ini Wamen Helvi juga menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan Universitas Jenderal Soedirman, yang mengedepankan peluang kerja sama strategis terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Pada akhir sesi, Wamen juga berdiskusi dengan tiga wiirausahawan jagoan lokal, yang telah menunjukkan ketangguhan, kreativitas, dan dampak nyata di lingkungan masing-masing yaitu owner Tococo Indonesia Alfito Yuro Yudistiro, owner Okazakki Farm Muzakki Lazuardy, dan owner ZEE Coll Riene Mahardiani.
Turut hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Siti Azizah, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti, Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah, Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq, beserta stakeholder terkait.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)





