- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Walikota Jakbar Naik Motor Tinjau Genangan di Tegal Alur dan Kamal

Keterangan Gambar : Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko bersama UKPD terkait mengendarai motor meninjau sejumlah genangan yang terjadi di dua wilayah kelurahan
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta,- Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko bersama UKPD terkait mengendarai motor meninjau sejumlah genangan yang terjadi di dua wilayah kelurahan yakni Kelurahan Tegal Alur dan Kamal, kemarin. Dua wilayah itu masih tergenang akibat luapan Kali Semonggol.
"Untuk kawasan RW 01 Kamal dan Tegal Alur, kita pastikan masih tergenang. Kenapa? Ini yang harus kita evaluasi. Padahal pompa polder Kamal, telah kita ujicobakan sejak senin lalu," tutur Yani, didampingi Kepala Sudis SDA Jakbar, Purwanti.
Kondisi berbeda ketika melihat rumah pompa polder Kamal yang masuk wilayah Kapuk Muara, Jakarta Utara. "Saya lihat ujung Kali Semongol yang masuk Kamal Muara, justru sudah rendah dengan sedotan yang sangat kencang. Sementara debit air kali Semonggol yang ada di wilayah Tegal Alur sampai Citra, masih tinggi, sehingga terjadi luapan. Ini yang menjadi evaluasi baik tersier, sekunder maupun primernya," ujar Yani.
Baca Lainnya :
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
Usai meninjau alat pengendali banjir, Wali Kota Jakarta Barat,Yani Wahyu Purwoko, bersama kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti meninjau saluran penghubung yang berada di lingkungan RT 007 RW 06 Kelurahan Kamal, tepatnya sebrang tol Bandara Soekarno Hatta.
Di lokasi itu, Walikota Jakarta Barat mengecek kondisi saluran penghubung yang terlihat masih meluap di RW 06, Kamal, Jakarta Barat. "Untuk wilayah RW 03, 04 dan 06 Kelurahan Kamal, sebrang tol, setelah dicek ada saluran penghubung yang memang ujungnya meng-crossing bawah jalan tol. Saya lihat dan pastikan memang alirannya kurang deras," tutur Yani.
Pemkot Jakarta Barat akan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengatasi permasalahan drainase tersebut. Satu diantaranya, mengundang pihak pengelola tol yakni Jasa Marga, Pemkot Jakarta Utara, Pemkot Jakarta Barat, dan Pemkab Tangerang.
"Bersama tim SDA, kita laporkan kondisi ini kepada Pemprov DKI Jakarta. Setelah itu kita berencana mengundang mereka karena saluran penghubung ini berada di tiga wilayah, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kabupaten Tangerang.
Saluran penghubung ini juga untuk mengalihkan aliran air yang berada di tiga kawasan tersebut. Oleh karena itu kita mengundang mereka supaya kita carikan solusinya sehingga penanganan banjir di kawasan hulu ini bisa terkendali," pungkasnya.** (Ronald)



.jpg)













