- Arus Balik Lebaran 2026, Operator dan Awak Transportasi Diimbau Utamakan Keselamatan
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
UMKM Dilibatkan dalam Program 3 Juta Rumah, Wujud Nyata Merdeka untuk Semua
.jpg)
Keterangan Gambar : Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”.
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta, – Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi dari desa.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam menyiapkan UMKM agar terlibat dalam ekosistem pembangunan perumahan.
“Kementerian UMKM mendorong peran UMKM difokuskan pada sisi supply, yakni mempersiapkan dan mendorong seoptimal mungkin pelaksanaan Program 3 Juta Rumah,” ujar Temmy di Jakarta.
Baca Lainnya :
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
Peran UMKM dalam Ekosistem Perumahan
UMKM dapat berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa konstruksi (pengembang kecil, kontraktor, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, pengecatan, hingga aplikator rumah pracetak RISHA dan RUSPIN), penyedia material bangunan, hingga layanan pasca-hunian.
Kementerian UMKM juga menyiapkan pembinaan dan pendampingan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas serta memenuhi standar untuk terlibat dalam program.
Akses Mudah dan Skema KUR Perumahan
Menurut Temmy, UMKM pengembang hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG dan SIKUMBANG. Sementara UMKM lain seperti kontraktor dan supplier bisa bermitra langsung dengan pengembang melalui skema B2B.
Pemerintah pun sedang menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 6% dan plafon hingga Rp500 juta. Skema ini ditargetkan khusus untuk UMKM di sektor perumahan agar lebih mudah memperoleh modal kerja.
104 Ribu UMKM Potensial
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM per Agustus 2025, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang potensial dilibatkan dalam program ini, terdiri dari 35 ribu UMKM di bidang konstruksi dan 69 ribu UMKM sebagai supplier bahan bangunan.
“Jika 104 ribu UMKM ini dapat kita fasilitasi dan kapasitas usahanya meningkat, dampaknya akan besar bagi perekonomian nasional dan ekonomi kerakyatan,” tegas Temmy.

# Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghadirkan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















