- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
UMKM Dilibatkan dalam Program 3 Juta Rumah, Wujud Nyata Merdeka untuk Semua
.jpg)
Keterangan Gambar : Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”.
MEGAPOLITANPOS COM, Jakarta, – Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi bukti nyata semangat “merdeka untuk semua”. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi dari desa.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam menyiapkan UMKM agar terlibat dalam ekosistem pembangunan perumahan.
“Kementerian UMKM mendorong peran UMKM difokuskan pada sisi supply, yakni mempersiapkan dan mendorong seoptimal mungkin pelaksanaan Program 3 Juta Rumah,” ujar Temmy di Jakarta.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
Peran UMKM dalam Ekosistem Perumahan
UMKM dapat berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa konstruksi (pengembang kecil, kontraktor, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, pengecatan, hingga aplikator rumah pracetak RISHA dan RUSPIN), penyedia material bangunan, hingga layanan pasca-hunian.
Kementerian UMKM juga menyiapkan pembinaan dan pendampingan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas serta memenuhi standar untuk terlibat dalam program.
Akses Mudah dan Skema KUR Perumahan
Menurut Temmy, UMKM pengembang hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG dan SIKUMBANG. Sementara UMKM lain seperti kontraktor dan supplier bisa bermitra langsung dengan pengembang melalui skema B2B.
Pemerintah pun sedang menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga 6% dan plafon hingga Rp500 juta. Skema ini ditargetkan khusus untuk UMKM di sektor perumahan agar lebih mudah memperoleh modal kerja.
104 Ribu UMKM Potensial
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM per Agustus 2025, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang potensial dilibatkan dalam program ini, terdiri dari 35 ribu UMKM di bidang konstruksi dan 69 ribu UMKM sebagai supplier bahan bangunan.
“Jika 104 ribu UMKM ini dapat kita fasilitasi dan kapasitas usahanya meningkat, dampaknya akan besar bagi perekonomian nasional dan ekonomi kerakyatan,” tegas Temmy.

# Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghadirkan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















