Breaking News
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Goes to Korea Selatan: Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Keterangan Gambar : Pemilik UMKM Ghawean Dewe, Dewi Astuti, menampilkan berbagai produk craft seperti boneka, outer, dan mukena di booth Hub UMK Jakarta Raya binaan PLN UID Jakarta Raya pada ajang _Migran Arirang Multicultural Festival_ (MAMF) 24 - 26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan.
MEGAOOLITANPOS.COM, Jakarta, — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta Raya sukses membawa lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya tampil di ajang internasional Migran Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 yang digelar di Kota Changwon, Korea Selatan, pada 24–26 Oktober 2025.
.jpg)
Poto: Pengunjung asal Korea Selatan bersama anak-anaknya antusias melihat dan memilih produk craft boneka batik karya UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya di ajang _Migran Arirang Multicultural Festival_ (MAMF) 24 - 26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan.
Festival multikultural tahunan yang diikuti oleh 13 negara ini menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan produk kreatif dan wastra Nusantara kepada masyarakat global. Acara berlangsung setiap hari dari pukul 10.00 hingga 20.00 waktu setempat dan menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara.
UMKM Binaan PLN Pamerkan Keindahan Karya Anak Bangsa
Dalam kesempatan ini, PLN UID Jakarta Raya menampilkan lima UMKM unggulan yang membawa produk khas Indonesia, yaitu:
.jpg)
Poto:Warga Korea Selatan tampak antusias melihat berbagai produk craft dan tas etnik karya UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya pada ajang _Migran Arirang Multicultural Festival_ (MAMF) 24 - 26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan.
Ghawean Dewe (Dewi Astuti) – produk kriya seperti boneka, outer, dan mukena
Rumah Batik Palbatu (Budi Dwi Hariyanto) – busana batik dan vest batik
La Suntu Tastio (Indari) – tas etnik berbahan tenun dan batik
Hijasmita (Asmita) – scarf, outer, dan pouch
Ichinogami (Putri Ayu Pratami) – papercraft bertema budaya Indonesia
Kelima UMKM ini menjadi bagian dari paviliun Indonesia yang menonjolkan keindahan budaya, kearifan lokal, dan kreativitas tangan-tangan terampil anak bangsa.
PLN: Tak Hanya Menyalakan Listrik, Tapi Juga Semangat Ekonomi
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan PLN di ajang MAMF 2025 adalah bentuk nyata dukungan PLN terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berkomitmen tidak hanya menyediakan listrik andal untuk masyarakat, tetapi juga menyalakan semangat kemandirian ekonomi melalui pengembangan UMKM. Kehadiran lima UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya di Korea Selatan ini menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing dan diminati di pasar internasional,” ujar Andy Adcha dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/10/2025).
Antusiasme Pengunjung dan Peluang Kerja Sama Global
Selama festival, animo pengunjung terhadap produk Indonesia sangat tinggi. Boneka, scarf, dan outer buatan tangan khas Indonesia menjadi favorit karena dinilai unik, artistik, dan sarat nilai budaya.
Selain menarik minat pembeli, ajang ini juga membuka peluang kolaborasi bisnis antara pelaku UMKM Indonesia dan mitra internasional. Salah satu hasil konkret adalah kerja sama antara Hub UMK Jakarta Raya dan Toko Wastra Indonesia di Gimhae, Busan. Melalui kerja sama ini, produk UMKM binaan PLN akan dipasarkan di Korea Selatan selama satu tahun ke depan.
Testimoni Pelaku UMKM: Bangga Produk Lokal Dihargai Dunia
Pemilik Ghawean Dewe, Dewi Astuti, mengaku bangga dapat membawa hasil karyanya hingga ke Korea Selatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
“Saya sangat terharu melihat respon pengunjung Korea yang antusias terhadap produk kami. Banyak yang tertarik dengan boneka dan outer buatan tangan khas Indonesia. Kesempatan ini membuka peluang besar bagi kami untuk memperluas pasar, dan semua ini tidak lepas dari dukungan PLN UID Jakarta Raya,” ujar Dewi.
PLN Konsisten Dukung UMKM Naik Kelas
Partisipasi UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya dalam MAMF 2025 menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat “PLN Peduli” untuk menyalakan energi keberlanjutan, memperluas akses ekonomi, dan memperkenalkan kreativitas Indonesia ke panggung dunia. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)


.jpg)
.jpg)











