- Sosok Mohammad Novianto, Pebisnis Landscape Muda yang Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Lamongan
- Fauzi Arfan Resmi Jadi Ketum AASI Periode 2026 - 2029
- Polisi Pastikan Tak Ada Korban Tewas Akibat Senpi, Tragedi Berdarah Di Teweh Timur
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kadis Kesehatan Kabupaten Blitar Mencatat 5 orang Meninggal

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine indrawati, M.Kes
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Korban kerusuhan suporter sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang, korban meninggal warga Kabupaten Blitar bertambah. Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine indrawati, M.Kes. hasil rekapitulasi jumlah korban dilaporkan pada Minggu (02/10/22) pukul 11.30 WIB tercatat ada 10 orang korban, 5 orang dinyatakan meninggal dunia dan seorang masih belum sadarkan diri dalam masa perawatan rumah sakit.
"Para korban masing masing :1.Moch.Rizky Darmawan (16) warga link.Plosorejo Bence Garum. 2.Andika Bayu Pradana (20) Salam Kedawung Nglegok, 3.M Adam Hayatulmaki (17) jalan Diponegoro Desa Karangaono Kanigoro, 4.Riki Febrinato (21) jalan Brantas Keluraham Talun Kecamatan Talun, 5.Mohamat Mustofa (15) keluarga Krajan Ngeni Wonotirto, 6.M. Mungizul Hidayatulah jl.Raden Patah Kedung Bunder Sutojayan, pasangan suami istri anonim warga Kedungrejo diurus tim relawan dari malang dibawa ke Blitar, 9. Muhamat Khoirul Huda (28) Kemloko Sidodadi Garum dan 10. Muhamad Riyan Dwi Cahyono (22) warga Dawuhan Kademangan kondisi kritis," ungkap Kadin Kes Kabupaten Blitar.
Selanjutnya dalam rilisny melalui sambungan seluler nomor WA, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, saat ini sebagian jasat korban ada yang sudah diantarkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
"Selain korban meninggal dunia, dalam musibah ini juga terdapat beberapa orang warga Blitar yang mengalami luka ringan, yang saat ini dalam proses penjemputan, sementara masih terdata 3 orang," pungkasnya. (za/mp)
















