- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
TMMD di Kampung Namprak : Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijunjung

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Semangat kebersamaan terlihat jelas di Kampung Namprak, Desa Bantar Panjang. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bersama warga bergotong royong menyelesaikan pengecoran jalan di wilayah tersebut. Prinsip “berat sama dipikul, ringan sama dijunjung” benar-benar diterapkan, memperlihatkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa.
Di bawah terik matahari, anggota Satgas TMMD dan warga bekerja tanpa kenal lelah. Adu sekop dan cangkul terdengar bersahutan, mencerminkan semangat gotong royong yang masih mengakar kuat di tengah masyarakat. Setiap adukan semen yang dituangkan di jalan bukan hanya sekadar material, tetapi juga simbol kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan.

Baca Lainnya :
- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
Pasiter Satgas TMMD, Kapten Inf Arja Suarja, mengapresiasi keterlibatan warga yang penuh keikhlasan sejak awal hingga tahap pengecoran. "Kami melihat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Mereka tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga mendukung penuh proses pembangunan infrastruktur ini. Ini bukti bahwa TMMD bukan sekadar program, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat," ujarnya lepada media, Selasa (25/0/2025).
Sementara itu, Danki Satgas TMMD, Lettu Inf Hasrul Pasaribu, menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini tak lepas dari partisipasi warga.
"Kami berterima kasih atas kerja sama yang luar biasa. Tanpa dukungan warga, mustahil pekerjaan ini bisa selesai sesuai target. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu mengatasi segala tantangan," katanya saat mengawasi pengcoran jalan.

Warga Desa Bantar Panjang pun tak kalah antusias. Salah seorang warga, Sutrisno, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jalan yang selama ini diimpikan. "Dulu, jalan ini sulit dilalui, apalagi saat hujan. Sekarang dengan adanya pengecoran ini, akses akan lebih mudah dan aktivitas warga jadi lebih lancar," ujarnya.
TMMD bukan sekadar program fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan jalan yang kini lebih layak, harapan akan peningkatan kesejahteraan masyarakat pun semakin nyata. Pembangunan ini bukan hanya milik desa, tetapi juga bukti bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat. **
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa
















