- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara Kembali Olah TKP Ulang Kediaman Ayah dan Anak Tewas Membusuk di Koja

Keterangan Gambar : Kondisi rumah ayah dan bayi tewas di Koja
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara kembali melakukan olah TKP di rumah Hamka Rusdi, korban tewas ayah dan anak tewas membusuk di dalam rumah, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Selasa (31/10/2023).
Adapun jenazah Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang masih berusia 11 bulan, ditemukan warga pada Sabtu (28/10/2023) lalu.
Baca Lainnya :
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manosoh mengatakan, olah TKP ulang dilakukan guna mendapatkan bukti petunjuk yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
" Bagi kami semakin banyak petunjuk, bukti-bukti yang kami dapatkan di TKP, maka semakin baik menjadi bahan analisa para ahli,” ujar Iverson pada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Menurut dia, beberapa ahli juga dilibatkan guna mengetahui fakta yang berada di lokasi.
Dalam olah TKP itu, pihaknya melibatkan ahli histopatologi forensik, ahli psikologi forensik, ahli toksikologi, kemudian identifikasi dan tim gabungan Reskrim Polres Jakarta Utara dan Polsek Koja.
Diketahui, dalam olah TKP ulang ini seluruh tim inafis menggenakan APD lengkap. Olah TKP ulang sendiri terjadi sekira pukul 10.37 hingga 11.42 WIB.
" Semua ahli ini kami libatkan dalam penanganan TKP secara terpadu agar kami maksimal dalam pengumpulan bukti-bukti,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang ayah bernama Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang berusia 11 bulan, tewas di rumahnya, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu, Koja Jakarta Utara, Sabtu (28/10/2023).
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk.
Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat istri Hamkah, Nur Hikmah Fukianti dan anaknya A (4) dalam kondisi lemas.
Nur kemudian menunjuk ke arah Hamzah sudah dalam kondisi meninggal dua bersama AQH.
Hamzah diduga meninggal dunia sejak seminggu lalu. Sementara AQH tewas sekira 3 hari lalu.
Perkiraan ini merujuk pada kondisi jasad korban yang telah membusuk. Kekinian tim kedokteran forensik RS Polri masih melakukan autopsi terhadap kedua jasad korban. Autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab pasti daripada kematiannya.(Reporter Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)












