- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Sukseskan Pemilu 2024 Babinsa Komsos Data DPT dan TPS

Keterangan Gambar : Babinsa Poris Plawad Utara, Koramil 01/Tgr, Kodim 0506/Tgr Serka Samsyu R melaksanakan Komsos di wilayah binaan bahas DPT dan TPS
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Upaya menyukseskan Pemilu 2024 mendatang, Babinsa Poris Plawad Utara, Koramil 01/Tgr, Kodim 0506/Tgr Serka Samsyu R melaksanakan Komsos di wilayah binaan untuk membicarakan pendataan data DPT dan TPS di wilayah binaan wilayah Kelurahan Poris Plawad Kota Tangerang, Rabu (21/11/2023).
Kegiatan Komsos tersebut dalam rangka menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang khususnya di wilayah binaan.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Danramil 01/Tgr Mayor Kav Andi Budiman menjelaskan, TNI dalam hal ini bersifat netral tidak terlibat dan melibatkan diri dalam politik praktis.
"Babinsa dalam Komsos dengan warga binaan untuk turut serta membantu dalam menyukseskan Pesta demokrasi," ujarnya.
Lebih Lanjut Danramil menambahkan, Babinsa di wilayah binaan terus menciptakan satu persatuan. "Boleh berbeda pilihan tapi tetap NKRI," tutupnya. ** (Nan)

















