Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Seorang Pemburu Ular Bernasib Sial, Tewas Dililit Ular Sanca Kembang

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Malang tak dapat ditolak Mujur tak dapat diraih, seperti yang dialami oleh laki-laki paru baya bernama Ponirin alias Goren (45), perawakan kekar yang dikenal sang pemburu ular sawah ini harus meregang nyawa akibat dililit ular sanca kembang sepanjang 4 meter lebih. Ponirin alias Goren, umur 45 tahun adalah warga dukuh Palulo Kelurahan Nglegok, Kecamatan Ngelgok Selasa (12/07/22). Lelaki paruh baya yang tiap hari dikenal tukang memburu katak dan ular sawah itu ditemukan warga, dalam kondisi sudah membujur kaku di jalan desa, area persawahan dusun Karang TaLun Desa Modangan, Nglegok, dengan posisi mayat korban masih ditunggui ular sebesar betis orang dewasa dengan panjang 4 meter. Beberapa warga yang mengetahui mayat korban, melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Nglegok. Selanjutnya atas laporan warga, anggota Polsek langsung mendatangi TKP Dsn. Karangtalun Desa Modangan. "Tim patroli Polsek Nglegok dipimpin Kanit Samapta Aiptu Seno, langsung menanggapi laporan warga dengan mendatangi TKP yang disebutkan warga. Setiba di TKP, tim patroli langsung memasang Police line atau garis Polisi agar warga tidak mendekat. Di TKP terdapat seorang laki-laki paruh baya yang meninggal dunia. Terindikasi laki-laki tersebut meninggal karena dililit ular yang mempunyai panjang sekitar 4 meter dari jenis ular sanca kembang,"ungkap Iptu Nur Budi Kapolsek Nglegok kepada wartawan Setelah tiba di lokasi kejadian tim patroli langsung berkoordinasi dengan petugas kesehatan Puskesmas Nglegok. Di TKP, ditemukan pula ular yang menggigit korban dan tempat wadah yang digunakan sebagai tempat katak tangkapan. Korban langsung dibawa kerumah keluarga untuk dilaksanakan penyucian jenazah karena dari pihak keluarga tidak ingin dilakukan otopsi. Aipda Hendra Popi berhasil menjinakkan ular jenis phiton, dan diamankan ke mako Polsek Nglegok. “Korban murni meninggal karena dililit ular jenis sanca kembang dan pihak keluarga berkehendak memakamkan korba," pungkas Kapolsek Nglegok, Iptu Nur Budi. (za/mp)

.jpg)


.jpg)












