- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Seluruh DPD PSI Jakarta Rampungkan Sidang Pleno untuk Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di seluruh wilayah Jakarta telah menyelesaikan sidang pleno untuk memberikan rekomendasi nama-nama calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024. Sidang pleno ini melibatkan pengurus dari tingkat kecamatan hingga kota, serta menyerap aspirasi dari akar rumput.
"Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari semua pengurus dan anggota PSI di setiap wilayah. Proses ini menunjukkan bahwa pengurus PSI di akar rumput memiliki kebebasan dalam berpendapat dan menyalurkan aspirasi politiknya," ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jakarta, Elva Qolbina, mengapresiasi kerja keras seluruh DPD dalam menyelenggarakan sidang pleno ini.
Adapun nama-nama yang direkomendasikan oleh masing-masing DPD mencerminkan keberagaman latar belakang dan kompetensi calon. DPD Jakarta Selatan mengusulkan nama-nama seperti August Hamonangan, Eriko Sotarduga, Fahira Idris, Kaesang Pangarep, Nurmansjah Lubis, dan Ridwan Kamil.
Baca Lainnya :
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
Sementara itu, DPD PSI Kepulauan Seribu merekomendasikan Basuki Hadimuljono, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil.
Di Jakarta Timur, nama-nama yang diusulkan meliputi Ahmad Sajili, H. Azran, Kaesang Pangarep, Luthfi Hakim, Putra Nababan, dan Ridwan Kamil. DPD Jakarta Barat mengajukan Basuki Tjahaja Purnama, Deddy Corbuzier, Erick Thohir, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, dan Kaesang Pangarep. Untuk DPD Jakarta Pusat, nama-nama yang direkomendasikan adalah Fajar Sidik, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Prasetyo Edi Marsudi, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno. Terakhir, DPD Jakarta Utara menyampaikan nama-nama seperti Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Nadiem Makarim, dan Ridwan Kamil.
Rekomendasi dari sidang pleno ini telah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jakarta untuk dievaluasi lebih lanjut. Elva Qolbina menyatakan bahwa DPW akan segera menggelar sidang pleno untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan dan kemudian mengirimkan rekomendasi tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
"Kami akan segera mengadakan sidang pleno di tingkat DPW untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan. Kami sangat menghargai nama-nama yang telah muncul, mulai dari politisi internal PSI, politisi partai lain, menteri, mantan gubernur, tokoh-tokoh Betawi, purnawirawan, anggota DPD DKI Jakarta, hingga selebriti. Ini menunjukkan bahwa PSI membuka ruang yang luas bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi ini," tambah Elva.
PSI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal proses seleksi ini dengan penuh integritas dan transparansi, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berpihak pada kepentingan warga Jakarta. ** (Jhn)




.jpg)












