- Kopdes Merah Putih: Terobosan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional
- PSU Barito Utara Tercoreng Kemurnian nya, Bawaslu Provinsi Dengarkan Klarifikasi Saksi Pelapor Paslon Gogo Helo
- Kejari Bandung Periksa Eks Dirut Bio Farma Honesti Basyir
- Kemenkop Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Akan Geser Keberadaan BUMDes
- Jelang Iedul Fitri, BNI Sediakan Uang Pecahan Rp20.000 di 41 ATM dari Lampung Sampai Papua
- Kapolres Blitar dan Walikota Blitar Cek Kelayakan Bus Serta Cek Tes Urin Awak Armada Jelang Arus Mudik Lebaran
- Melalui Pembiayaan Dana Bergulir, LPDB Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Koperasi
- Kapolres Metro Tangerang Cek Kesiapan Posyan dan Pospam Operasi Ketupat Jaya 2025
- MIND ID Konsisten Hadir Berikan Manfaat Bagi Indonesia
- Ditlantas Polda Metro Gandeng Aliansi Mahasiswa Bagikan Takjil Ramadan di Cengkareng
Seluruh DPD PSI Jakarta Rampungkan Sidang Pleno untuk Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di seluruh wilayah Jakarta telah menyelesaikan sidang pleno untuk memberikan rekomendasi nama-nama calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024. Sidang pleno ini melibatkan pengurus dari tingkat kecamatan hingga kota, serta menyerap aspirasi dari akar rumput.
"Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari semua pengurus dan anggota PSI di setiap wilayah. Proses ini menunjukkan bahwa pengurus PSI di akar rumput memiliki kebebasan dalam berpendapat dan menyalurkan aspirasi politiknya," ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jakarta, Elva Qolbina, mengapresiasi kerja keras seluruh DPD dalam menyelenggarakan sidang pleno ini.
Adapun nama-nama yang direkomendasikan oleh masing-masing DPD mencerminkan keberagaman latar belakang dan kompetensi calon. DPD Jakarta Selatan mengusulkan nama-nama seperti August Hamonangan, Eriko Sotarduga, Fahira Idris, Kaesang Pangarep, Nurmansjah Lubis, dan Ridwan Kamil.
Baca Lainnya :
- Walikota Blitar Mas Ibbin Membuka Rapat Konsultasi Publik RPJMD 2026 dan Musrenbang RKPD 2026, Ini Harapanya
- Bupati Blitar Rijanto Apresiasi Kineja Baznas, Bantu Atasi Stunting dan Kemiskinan Ratusan Warga Garum Kurang Mampu Disertai Santunan
- Safari Ramadhan Bersama Mas Ibbin Menambah Kedekatan dengan Masyarakat dan Alim Ulama Kota Blitar
- Berbagi Berkah Ramadan, Kodim 0506/Tgr Bagikan Takjil
- Bareskrim Polri dan Polda Jajaran Merilis Hasil Ungkap Peredaran Gelap Narkoba 4.171 Ton
Sementara itu, DPD PSI Kepulauan Seribu merekomendasikan Basuki Hadimuljono, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil.
Di Jakarta Timur, nama-nama yang diusulkan meliputi Ahmad Sajili, H. Azran, Kaesang Pangarep, Luthfi Hakim, Putra Nababan, dan Ridwan Kamil. DPD Jakarta Barat mengajukan Basuki Tjahaja Purnama, Deddy Corbuzier, Erick Thohir, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, dan Kaesang Pangarep. Untuk DPD Jakarta Pusat, nama-nama yang direkomendasikan adalah Fajar Sidik, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Prasetyo Edi Marsudi, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno. Terakhir, DPD Jakarta Utara menyampaikan nama-nama seperti Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Nadiem Makarim, dan Ridwan Kamil.
Rekomendasi dari sidang pleno ini telah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jakarta untuk dievaluasi lebih lanjut. Elva Qolbina menyatakan bahwa DPW akan segera menggelar sidang pleno untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan dan kemudian mengirimkan rekomendasi tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
"Kami akan segera mengadakan sidang pleno di tingkat DPW untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan. Kami sangat menghargai nama-nama yang telah muncul, mulai dari politisi internal PSI, politisi partai lain, menteri, mantan gubernur, tokoh-tokoh Betawi, purnawirawan, anggota DPD DKI Jakarta, hingga selebriti. Ini menunjukkan bahwa PSI membuka ruang yang luas bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi ini," tambah Elva.
PSI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal proses seleksi ini dengan penuh integritas dan transparansi, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berpihak pada kepentingan warga Jakarta. ** (Jhn)
