- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
Sektor Pekerjaan PMI di Jerman Bakal Diperluas, Kepala BP2MI : Selain Perawat juga Untuk Kontruksi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan bakal ada potensi penambahan sektor konstruksi pada skema penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) antar pemerintah atau Government to Government (G to G) Jerman.
Hal itu dikatakan Benny saat melepas keberangkatan 85 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan (Korsel), di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (13/5/2024).
Dijelaskan Benny, akan adanya penambahan sektor pekerjaan itu setelah pihaknya bernegosiasi dengan pihak Jerman pada awal Mei 2024 saat kunjungan kerja ke negara tersebut. Dia juga mengatakan pembahasan perluasan sektor sudah dilakukan dengan pihak Jerman.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
"Bahkan mereka challenge bagaimana kalau technical agreement (perjanjian kerjasama)-nya bisa ditandatangani paling lambat bulan Juli, saya perintahkan staf mempersiapkan segala sesuatunya," imbuh Benny.
"Jadi (PMI) yang ke Jerman punya pilihan, tidak hanya perawat tapi juga untuk konstruksi," jelas Benny.
Lanjut Benny mengungkapkan, salah satu tantangan dalam meningkatkan penempatan PMI ke Jerman adalah persyaratan bahasa, yakni dibutuhkan sertifikat bahasa level B2 untuk dapat bekerja di negara tersebut. Meski demikian, Benny mengaku berupaya keras agar persyaratan bahasa dapat menjadi pertimbangan dalam kerjasama perluasan sektor pekerjaan.
"Kemarin kita bernegosiasi dengan GIZ (Badan Kerjasama Internasional Jerman) bagaimana jika diturunkan levelnya A1 atau A2 untuk B1 dan B2 cukup dilakukan di Jerman sambil PMI bekerja," kata Benny.
"Artinya, dengan modal A2 dia (PMI) bisa ke Jerman kemudian dia (PMI) bisa bekerja mengisi kekosongan jabatan dan sektor yang dibutuhkan oleh Jerman dan itu sedang dinegosiasikan," papar Benny.
Sekedar diketahui pada tahun 2023 BP2MI menempatkan sebanyak 84 PMI ke Jerman dalam skema penempatan G to G sektor perawat. ** (Anton)




.jpg)



.jpg)







