- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Pakar Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
Sekda Kab.Tangerang : Komitmen Penyediaan Rumah Layak Huni Jangan Putus Dan Berhenti

Keterangan Gambar : Sekda Kab Tangerang Moch Maesyal Rasyid dalam acara peluncuran buku Pedoman Penggunaan APBDes
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Penyediaan Rumah Layak Huni di Kabupaten Tangerang sampai dengan tahun 2022 sebanyak 13.000 yang melalui program Gebrak Pak Kumis sejumlah 6.000 sisanya melalui Pemerintah Pusat, Pemdes dan bantuan dari CSR.
Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kamis (22/9/22) mengatakan komitmen baik dari Pemerintah Pusat, Kabupaten dan Pemdes sangat diperlukan agar terus berjalan dan jangan putus.
Baca Lainnya :
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
Maesyal juga mengatakan kedepannya akan dibuat regulasi bagi hasil pajak restribusi kepada Desa dan Kelurahan.
"Sehingga pemasukan menjadi bertambah, dan dapat melangsungkan program Rumah layak Huni di desanya masing-masing," ujarnya.
Program penyediaan rumah layak huni Standardnya dari buku panduan APBDes yang diluncurkan saat ini di Kabupaten Tangerang.
Menurut Maesyal masih ada Rumah Layak Huni yang belum tersentuh oleh Pusat, Kabupaten serta desa.
"Tetapi harapan kami adalah beberapa tahun kedepan rumah layak huni semakin banyak yang dibangun," ujarnya.
Dikatakan Maesyal Komitmen Bupati Tangerang akan terus melanjutkan program Penyediaan Rumah Layak Huni, sehingga di Kabupaten Tangerang kedepannya tidak ada lagi Rumah Yang Tidak Layak Huni.
Rudy menuturkan aspek positif Runah Layak Huni, dari sisi edukasi penghuni rumah bisa belajar nyaman.
"Sisi lain dari aspek kesehatan rumah menjadi bersih, dan bersih itu sehat, kemudian ada sanitasi yang baik, ventilasi, dan lain-lain," tuturnya.Jhn










.jpg)




