- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- DPRD Barito Utara Dorong Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan Jamaah Haji
- Pemkab Barito Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Masyarakat
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Barut Buka Kegiatan
- Patih Herman Hadiri Pembukaan Kapolres Cup 2026, Dukung Pembinaan Atlet Voli Barito Utara
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-79, BP2MI Seragamkan Jaket Pelepasan PMI dengan Warna Merah

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Terdapat momen menarik saat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan seremonial pelepasan pekerja migran Indonesia (PMI) program penempatan Government to Government (G to G) Korea Selatan dan Jerman di Hotel eL Royal, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Biasanya, BP2MI menyeragamkan jaket pelepasan PMI dengan warna kuning. Namun, kali ini, lembaga yang dipimpin Benny Rhamdani itu menyelaraskan seragam pahlawan devisa dengan jaket berwarna merah.
"Semangat Agustus-an," kata Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika (ASAF) BP2MI, Lasro Simbolon.
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Dorong Inklusi Keuangan, Bank Jakarta dan Blibli Perkenalkan Konsep Online to Offline di PRJ 2026
- Menteri Maman: Jakarta Fair Kemayoran Jadi Panggung Besar UMKM Menembus Pasar Lebih Luas
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Dibuka, Surga Belanja, Kuliner, dan Hiburan Keluarga
Diakui Lasro, hal ini merupakan instruksi dari Kepala BP2MI Benny Rhamdani untuk menyambut bulan kemerdekaan.
"Selama pemberangkatan Agustus, kita tunjukkan simbol negara kita, Merah Putih. September kembali ke warna serupa," tambah Lasro.
Lasro memastikan pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMI. Mengingat, PMI merupakan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas (migas).
"Mereka orang-orang hebat, orang-orang bermartabat. Kita tunjukkan seperti melepas duta-duta bangsa seperti atlet. Jadi, inilah cara BP2MI minimal menghormati pahlawan devisa," ujarnya.
Dia juga berpesan kepada negara penempatan untuk menghargai PMI. Sebab, keberadaan mereka dapat meningkatkan perekonomian negara penempatan.
"Kita jaga hubungan bilateral yang baik. Anda sudah dapat banyak benefit dari kehadiran PMI, maka berikan hak-hak mereka dengan pantas," tuntas Lasro.
Diketahui, BP2MI melepas 582 pekerja migran Indonesia yang terdiri dari 551 pekerja migran ke Korea Selatan, 5 PMI ke Jerman dan dihadiri 26 Calon PMI (CPMI) yang sedang melaksanakan orientasi pra pemberangkatan program G to G Korea Selatan.(*/Anton)








.jpg)








