- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-79, BP2MI Seragamkan Jaket Pelepasan PMI dengan Warna Merah

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Terdapat momen menarik saat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan seremonial pelepasan pekerja migran Indonesia (PMI) program penempatan Government to Government (G to G) Korea Selatan dan Jerman di Hotel eL Royal, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Biasanya, BP2MI menyeragamkan jaket pelepasan PMI dengan warna kuning. Namun, kali ini, lembaga yang dipimpin Benny Rhamdani itu menyelaraskan seragam pahlawan devisa dengan jaket berwarna merah.
"Semangat Agustus-an," kata Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika (ASAF) BP2MI, Lasro Simbolon.
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Diakui Lasro, hal ini merupakan instruksi dari Kepala BP2MI Benny Rhamdani untuk menyambut bulan kemerdekaan.
"Selama pemberangkatan Agustus, kita tunjukkan simbol negara kita, Merah Putih. September kembali ke warna serupa," tambah Lasro.
Lasro memastikan pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMI. Mengingat, PMI merupakan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas (migas).
"Mereka orang-orang hebat, orang-orang bermartabat. Kita tunjukkan seperti melepas duta-duta bangsa seperti atlet. Jadi, inilah cara BP2MI minimal menghormati pahlawan devisa," ujarnya.
Dia juga berpesan kepada negara penempatan untuk menghargai PMI. Sebab, keberadaan mereka dapat meningkatkan perekonomian negara penempatan.
"Kita jaga hubungan bilateral yang baik. Anda sudah dapat banyak benefit dari kehadiran PMI, maka berikan hak-hak mereka dengan pantas," tuntas Lasro.
Diketahui, BP2MI melepas 582 pekerja migran Indonesia yang terdiri dari 551 pekerja migran ke Korea Selatan, 5 PMI ke Jerman dan dihadiri 26 Calon PMI (CPMI) yang sedang melaksanakan orientasi pra pemberangkatan program G to G Korea Selatan.(*/Anton)




.jpg)




.jpg)
.jpg)





