- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-79, BP2MI Seragamkan Jaket Pelepasan PMI dengan Warna Merah

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Terdapat momen menarik saat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaksanakan seremonial pelepasan pekerja migran Indonesia (PMI) program penempatan Government to Government (G to G) Korea Selatan dan Jerman di Hotel eL Royal, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Biasanya, BP2MI menyeragamkan jaket pelepasan PMI dengan warna kuning. Namun, kali ini, lembaga yang dipimpin Benny Rhamdani itu menyelaraskan seragam pahlawan devisa dengan jaket berwarna merah.
"Semangat Agustus-an," kata Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika (ASAF) BP2MI, Lasro Simbolon.
Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
Diakui Lasro, hal ini merupakan instruksi dari Kepala BP2MI Benny Rhamdani untuk menyambut bulan kemerdekaan.
"Selama pemberangkatan Agustus, kita tunjukkan simbol negara kita, Merah Putih. September kembali ke warna serupa," tambah Lasro.
Lasro memastikan pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMI. Mengingat, PMI merupakan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas (migas).
"Mereka orang-orang hebat, orang-orang bermartabat. Kita tunjukkan seperti melepas duta-duta bangsa seperti atlet. Jadi, inilah cara BP2MI minimal menghormati pahlawan devisa," ujarnya.
Dia juga berpesan kepada negara penempatan untuk menghargai PMI. Sebab, keberadaan mereka dapat meningkatkan perekonomian negara penempatan.
"Kita jaga hubungan bilateral yang baik. Anda sudah dapat banyak benefit dari kehadiran PMI, maka berikan hak-hak mereka dengan pantas," tuntas Lasro.
Diketahui, BP2MI melepas 582 pekerja migran Indonesia yang terdiri dari 551 pekerja migran ke Korea Selatan, 5 PMI ke Jerman dan dihadiri 26 Calon PMI (CPMI) yang sedang melaksanakan orientasi pra pemberangkatan program G to G Korea Selatan.(*/Anton)

















