- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
Refleksi HPN, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Satpol PP Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Puluhan wartawan yang mengatasnamakan Front Jurnalis Tangerang Bergerak, yaitu Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), Komunitas Jurnalis Kompeten (KJK) dan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI,) Korwil Tangkot mengerduk Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (26/2/2024).
Sambil membentakan poster dan spanduk, dalam orasinya para pekerja media itu menilai kinerja Kasatpol PP, Wawan Fauzi tidak transparan dalam memberi informasi kepada awak media.
Koordinator Aksi, Andi Lala mengatakan bahwa, aksi ke Kantor Satpol PP tersebut adalah kali kedua dan kali ini bertepatan dengan refleksi hari pers nasional (HPN) tahun 2024.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
Menurut pria yang kerap disapa Lala, selain tidak transparan, lembaga publik yang di pimipin Wawan Fauzi itu juga gagap menyampaikan informasi kepada awak media , terutama pada saat dimintai klarifikasi soal perkara penegakan peraturan daerah (Perda) di Kota Tangerang.
"Sebelumnya juga kami sudah sampaikan dan aksi ini yang kedua. Kritikan kami masih tetap sama, soal sistem pelayanan informasi di Satpol PP Kota Tangerang bobrok,tidak kooperatif dan tidak transaparan, bahkan ini sama saja mengkebiri tugas kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," papar Lala usai orasi.
Lala berharap, aksinya kali ini menjadi masukan bagi lembaga Satpol PP Kota Tangerang untuk memperbaiki sistem pelayanan informasi kepada awak media.Jika tidak, Lala juga tidak akan bosan untuk kembali mengingatkan akan pentingnya informasi dan komunikasi di era keterbukaan informasi publik saat ini.
"Ya, kita tidak ada masalah dengan Kasatpol PP, tapi yang jadi masalah itu adalah soal sistem pelayan infromasi kepada awak media. Tidak koperatif dan tidak transaparan, jangan sampai gagal paham, jadikan kritikan ini sebagai perbaikan agar kedepan insitusi penegak Perda ini bisa menjalan Tupoksi lebih baik lagi," jelas Lala yang juga Ketua Forwat.
Usai menggelar orasi di depan Kantor Satpol PP, masa aksi kemudian melanjutkan aksi berjalan kaki (long march) menuju Gedung Puspem Kota Tangerang.
Para wartawan kembali menyampaikan aspirasinya di depan Gedung Puspem Kota Tangerang dan selang berapa lama, masa aksi merangsek masuk ke Kantor Walikota tersebut dan diterima oleh PJ, Walikota Tangerang, Dr. Nurdin.
Pada kesempatan itu, PJ Walikota berjanji akan memperbaiki pelayanan informasi dan akan membuka saluran saluran informasi seperti halnya di Satpol PP.
Menurut Nurdin, sebagai Pilar ke empat Demokrasi wartawan dan pemerintah harus sejalan, sehingga bisa terciptanya good goverment.
"Ini menjadi PR kami, dan sesuai tuntutan rekan rekan wartawan maka ini akan kami perbaiki, kami akan buka saluran saluran infromasi seperti yang sudah ada," pungkasnya. (red/frwt)







.jpg)



.jpg)




