- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
Refleksi HPN, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Satpol PP Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Puluhan wartawan yang mengatasnamakan Front Jurnalis Tangerang Bergerak, yaitu Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), Komunitas Jurnalis Kompeten (KJK) dan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI,) Korwil Tangkot mengerduk Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (26/2/2024).
Sambil membentakan poster dan spanduk, dalam orasinya para pekerja media itu menilai kinerja Kasatpol PP, Wawan Fauzi tidak transparan dalam memberi informasi kepada awak media.
Koordinator Aksi, Andi Lala mengatakan bahwa, aksi ke Kantor Satpol PP tersebut adalah kali kedua dan kali ini bertepatan dengan refleksi hari pers nasional (HPN) tahun 2024.
Baca Lainnya :
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
Menurut pria yang kerap disapa Lala, selain tidak transparan, lembaga publik yang di pimipin Wawan Fauzi itu juga gagap menyampaikan informasi kepada awak media , terutama pada saat dimintai klarifikasi soal perkara penegakan peraturan daerah (Perda) di Kota Tangerang.
"Sebelumnya juga kami sudah sampaikan dan aksi ini yang kedua. Kritikan kami masih tetap sama, soal sistem pelayanan informasi di Satpol PP Kota Tangerang bobrok,tidak kooperatif dan tidak transaparan, bahkan ini sama saja mengkebiri tugas kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," papar Lala usai orasi.
Lala berharap, aksinya kali ini menjadi masukan bagi lembaga Satpol PP Kota Tangerang untuk memperbaiki sistem pelayanan informasi kepada awak media.Jika tidak, Lala juga tidak akan bosan untuk kembali mengingatkan akan pentingnya informasi dan komunikasi di era keterbukaan informasi publik saat ini.
"Ya, kita tidak ada masalah dengan Kasatpol PP, tapi yang jadi masalah itu adalah soal sistem pelayan infromasi kepada awak media. Tidak koperatif dan tidak transaparan, jangan sampai gagal paham, jadikan kritikan ini sebagai perbaikan agar kedepan insitusi penegak Perda ini bisa menjalan Tupoksi lebih baik lagi," jelas Lala yang juga Ketua Forwat.
Usai menggelar orasi di depan Kantor Satpol PP, masa aksi kemudian melanjutkan aksi berjalan kaki (long march) menuju Gedung Puspem Kota Tangerang.
Para wartawan kembali menyampaikan aspirasinya di depan Gedung Puspem Kota Tangerang dan selang berapa lama, masa aksi merangsek masuk ke Kantor Walikota tersebut dan diterima oleh PJ, Walikota Tangerang, Dr. Nurdin.
Pada kesempatan itu, PJ Walikota berjanji akan memperbaiki pelayanan informasi dan akan membuka saluran saluran informasi seperti halnya di Satpol PP.
Menurut Nurdin, sebagai Pilar ke empat Demokrasi wartawan dan pemerintah harus sejalan, sehingga bisa terciptanya good goverment.
"Ini menjadi PR kami, dan sesuai tuntutan rekan rekan wartawan maka ini akan kami perbaiki, kami akan buka saluran saluran infromasi seperti yang sudah ada," pungkasnya. (red/frwt)

















