- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
- Koramil 03/Serpong Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantu Warga Kademangan dan Setu.
- 66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang.
- Pemprov DKI Cairkan KAJ, KLJ, dan KPDJ untuk 216.993 Penerima, Justin PSI Minta Penyaluran Bansos Tepat Sasaran.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
PWI Jaya Kembali Gelar OKK Angkatan 17 di Majalah Hidup

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta--Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) kembali membuat gebrakan dengan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) secara inhouse. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (24/7/2024) di kantor Majalah Hidup, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
OKK secara inhouse ini diikuti sebanyak 15 wartawan dari Grup Majalah Hidup, yang otomatis menjadi calon anggota baru PWI Jaya.
Sebelumnya, PWI Jaya menyelenggarakan OKK Angkatan 15 untuk penjaringan anggota baru dan peningkatan status, pada 19-20 Juni di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakpus. PWI Jaya mencatat rekor peserta di atas 100 orang.
Baca Lainnya :
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- PWI Jaya Matangkan MHT 2026, Total Hadiah Rp255 Juta
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Selang sepekan kemudian, tepatnya 28 Juni, ada OKK inhouse di Majalah Infobank yang diikuti 21 wartawan dari media khusus ekonomi dan perbankan tersebut.
Terkait gelaran OKK Angkatan 17 inhouse di kantor Majalah Hidup, Sihol Siagian selaku Pemimpin Redaksi dari majalah mingguan yang namanya sudah menjulang sejak tahun 1946 tersebut, menyebut jika sudah cukup lama menginginkan seluruh wartawannya menjadi anggota PWI.
"Sebuah kebanggaan menjadi anggota PWI," kata Sihol Siagian, Selasa (23/7).
Majalah Hidup diperuntukkan bukan hanya sebagai media internal berbasis imani, tetapi juga membangun sekat-sekat empatik dan toleransi umat beragama. Pada perkembangannya, Majalah Hidup kini juga eksis dalam format digital, melalui web dan berbagai platform media sosial.
Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo menjelaskan, akan terus meningkatkan jumlah anggota PWI Jaya.
"Kita akan rutin menggelar OKK baik di PWI Jaya maupun dengan kerja sama institusi media, seperti Majalah Hidup ini. Saya dan teman-teman pengurus akan jemput bola," ujar Kesit, Selasa(23/07).
Sebagaimana diketahui, OKK) adalah wadah untuk menjaring anggota baru dan persyaratan untuk menjadi anggota biasa, sebagaimana diamanatkan Pasal 7 PD PRT (Pedoman Dasar Pedoman Rumah Tangga).
Di antara persyaratannya, untuk calon anggota baru, aktif bekerja sebagai wartawan pada perusahaan pers yang berbadan hukum.
Untuk menjadi anggota biasa, disyaratkan sudah menjadi anggota muda selama dua tahun, dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Kesit B Handoyo menegaskan, wartawan yang profesional, beretika, menjadi tujuan dari OKK. "Melalui OKK calon-calon anggota PWI Jaya bisa lebih memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ), memahami cara penulisan berita yang benar, serta bagaimana menggunakan hak dan kewajibannya dengan baik dan benar," tutur komentator sepak bola andal tersebut.
"OKK menambah pengetahuan wartawan, khususnya wartawan baru dalam penulisan berita. Juga meningkatkan pemahaman dalam berorganisasi. OKK juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan pengetahuan tentang keorganisasian," jelas Kesit.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)

.jpg)
.jpg)





.jpg)
.jpg)




