Breaking News
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
PSI: Kami Ingin Beliau Husnul Khotimah

MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Idris Ahmad, anggota Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PSI, mengatakan angka Demam Berdarah (DBD) di DKI Jakarta sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, Gubernur Anies Baswedan harus memberikan perhatian khusus terhadap isu tersebut. "Kami lihat tingginya kasus DBD di DKI Jakarta, sebanyak 777 kasus hanya dalam waktu enam minggu dari bulan Januari hingga 14 Februari 2022. Jakarta Barat paling parah, terus Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Ini perlu tinjauan langsung dari Gubernur Anies. Kami ingin beliau husnul khotimah, baik di akhir masa jabatan," kata Idris Idris meminta agar Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat tenaga kesehatan di setiap Puskesmas, ini penting bebannya sudah sangat tinggi. Dia mengatakan keterlibatan masyarakat merupakan faktor yang sangat krusial. "Petugas puskesmas bersama kader jumantik perlu lebih aktif edukasi gabungkan dengan giat promosi prokes covid 19. Terus, insentif kader jumantik pastikan turun tepat waktu dan naikan bagi yang berkinerja baik. RT dan RW dorong untuk giatkan kembali kerja bakti pastikan juga OP RT/RW tepat waktu banyak yang bisa dikerjakan asal punya keberpihakan," tambahnya. Idris meminta agar Pemprov DKI dapat bergerak lebih cepat dalam pencegahan DBD. Dia mengatakan curah hujan yang masih tinggi selama beberapa minggu kedepan. "Covid-19 masih bahaya, naik angkanya pada varian baru ini. Ditambah lagi, curah hujan makin makin beberapa waktu ini. Kami takut kita tidak siap. Tenaga kesehatan kita kewalahan bahkan jatuh sakit. Kita harus punya rencana, jangan sudah jatuh, baru kita salah salahan. Dari sekarang, kita harus bersiap," tutup Idris.





.jpg)


.jpg)




