- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
PSI Bingung Tentukan Sikap Pada Pilpres 2024, Nama Jokowi Jadi Bantalan
Mau Dukung Prabowo Atau Ganjar

Keterangan Gambar : PSI Saat Menyambut Kedatangan Prabowo
Jakarta. Deklarasi Partai Gelora mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres dihadiri elite parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM). Tidak hanya elite KIM, hadir juga beberapa elite PSI.
Beberapa elite PSI yang hadir seperti Dede Uki Prayudi dan Cheryl Tanzil. Mereka duduk dibaris depan bersama elite KIM dan mengenakan jaket merah khas PSI.
Sebelumnya, Politikus PSI Faldo Maldini mengungkap alasan partainya menerima kunjungan Ketum Gerindra Prabowo Subianto ke markas PSI. Faldo mengungkit soal PSI tidak diakui ketika mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
Baca Lainnya :
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kementerian UMKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Dongkrak Daya Saing Usaha
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
Faldo menyebut tidak ada salahnya PSI bertemu dengan Prabowo. Terlebih, kata dia, PSI tidak diakui mendukung Ganjar oleh partai pengusungnya.
"Kenapa tidak (untuk) ketemu Pak Prabowo? Apa salahnya gitu. Karena kan kita tidak di posisi diakui sebagai pendukung Pak Ganjar oleh kaolisinya," tutur dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie membantah kabar partainya mencabut dukungannya untuk capres PDIP Ganjar Pranowo. Dia menyampaikan, hingga saat ini, PSI masih belum menentukan keputusannya soal dukungan pada Pemilu 2024.
“Semua masih mungkin, ini kemarin pemberitaan banyak salah karena di kopdarnas ada yang katakan PSI resmi batalkan dukungan, padahal enggak ada kata-kata itu. Yang sebenarnya PSI belum sampai ke konklusi akhir,” ujar Grace seusai menemui Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023).
Grace menyebut, hingga saat ini PSI masih melanjutkan proses dari Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). Rekomendasi dari pusat ke daerah pun nantinya bisa dijalankan atau ditolak.
Grace kemudian menyampaikan pesan Presisen Jokowi agar PSI tidak terburu-buru dalam menentukan dukungannya pada Pemilu 2024. Hal karena masih akan ada manuver-manuver partai politik.
"Konklusi akhir belum sampai karena situasinya masih sangat cair, kami tegak lurus Pak Jokowi dalam rangka memastikan ada keberlanjutan program yang udah dikerjakan sembilan tahun terkait," kata eks ketua umum DPP PSI tersebut.


.jpg)
.jpg)













