- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- Bahas Penyusunan Raperda APBD Perubahan 2026, DPRD HSU Sambangi DPRD Barut
- Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelajar, Serma Supriyadi Dampingi Screening Kesehatan Di SDI Bina Insan Mulia
- Ketum IKKT Pragat Wira Anggini Pimpin Pengangkatan Ny. Rahmi Muzafar Sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan II
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
- Kanwil Kemenag Banten Raih Peringkat I Indeks Pengelolaan Aset 2025
President The World Peace Organization Berikan Selendang Perdamaian Kepada Bante Thudong Pada Peringatan Waisak 2568 BE/2024

Keterangan Gambar : WPO utk kedua kalinya memberi penghargaan kepada Bikshu Thudong dari Thailand, Malaysia dan Singapura sebagai Duta Penyebar perdamaian ke seluruh Dunia
MEGAPOLITANPOS.COM: President The World Peace Organization konsisten berikan penghargaan kepada Bante Thudong dari Thailand, Singapore dan Malaysia berupa selendang perdamaian dan sertifikat dari masyarakat dunia atas prakarsa dan kepeduliannya mengkampanyekan perdamaian bagi masyarakat dunia.
Bicara dalam diam yang diaktualisasikan dalam gerakan spiritual berjalan kaki dari Thailand menuju puncak candi borobudur merupakan kepedulian yang tinggi para Bante Thudong dalam ambil bagian menjadi salah satu motor penggerak kampanye gerakan moral perdamaian bagi dunia.
Sesuai dengan tema peringatan Waisak 2568 BE/2024 yaitu “Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Harmonis dan Bahagia” merupakan cermin perwujudan perdamaian antar manusia dan antar umat beragama yang senantiasa hidup rukun, harmonis dan bahagia dalam perbedaan yang nyata, mampu di persembahkan oleh para Bante Thudong yang tiada kenal lelah mengesampingkan ego sektoral dan pribadinya untuk melebur menjadi satu dengan masyarakat Indonesia yang berlatar belakang ras, suku dan agama yang berbeda.
Baca Lainnya :
- Presiden WPO, Bambang Herry Purnomo: Damai Lebih Bermartabat dari Konflik Seadil Apapun
- Unlocking Literacy Through Reading Aloud
- Building Peace Together, Harmony for All: WPO Commemorates World Peace Day
- International Peace Day: Call for Unity and Global Peace
- WPO Inaugurates Queen Mariam as Vice President for the United States
President WPO, Dr.Bambang Herry Purnomo., S.H., M.H dalam penyambutan kedatangan Bante Thudong di pelataran candi borobudur memberikan pesan kepada masyarakat dunia perlunya memberikan apresiasi yang tinggi bagi para Bhikkhu tersebut agar kita selalu mengingat betapa pentingnya merajut kebersamaan dalam harmonisasi kehidupan yang bermuara ke kebahagiaan bersama.
"Jangan Pernah ada lagi tumpahan air mata kesedihan karena perbedaan yang tuhan berikan kepada kita sebagai umatnya" kata Bambang Hery, Presiden WPO yang menetapkan agenda perdamaian melalui peringatan Hari Waisak yang akan terus dikawal menjadi agenda utama gerakan Moral Perdamaian oleh Organisasi Dunia ini.
" Bertindak untuk dan atas nama Masyarakat Dunia kami menetapkan saudara saudara sekalian sebagai Duta Perdamaian yang akan terus menjadi Terang Dunia" pungkasnya dalam menutup pidato sambutan ya didepan Para Bante Tudong yang diantar dari pelataran menuju puncak candi borobudur dan kembali menuju pelataran candi untuk penyerahan selendang Perdamaian Dunia dan penghargaan dari Masyarakat Dunia.


.jpg)













