- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Perempuan seksi Penjaja Miras Plus Kehangatan di Sepatan Disebut TKC

Keterangan Gambar : Lokasi yang diduga sebagai tempat TKC
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Warga Kp Pisangan Talang, Sepatan Kabupaten Tangerang menyebut para wanita yang diduga dipekerjakan di kontrakan - kontrakan yang dijadikan sebagai lokasi pesta miras dengan sebutan TKC atau tukang Cai.
Salahseorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, keberadaan TKC atau tukang cai dibeberapa kontrakan sudah mulai meresahkan dan menggangu.
Hal itu lantaran, tidak jarang keberadaan para perempuan dengan istilah TKC sudah mulai menjamur dan bukan lagi menjadi rahasia.
Baca Lainnya :
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Aliansi Blitar Bersatu Bakal Gelar Tandingan Apel Akbar Dukung Program MBG
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
"Ya cewek - cewek itu ada yang tinggal dikontrakan itu, ada juga yang pulang pergi," ungkap warga kepada wartawan, Rabu (14/12/2022).
Ia menuturkan, keberadaan para perempuan perempuan yang disinyalir mengedarkan minuman sekaligus menjajakan diri sudah terkoordinir.
"Masing masing kontrakan itu ada bosnya, jarang memang datangnya, paling kalau misal ada permasalahan baru deh bos nya nongol," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Sejumlah rumah kontrakan di Kp Pisangan Talang, Sepatan Kabupaten Tangerang disinyalir dijadikan destinasi wisata lendir.
Berdasarkan penelusuran wartawan pada selasa dinihari (13/12/2022), sejumlah rumah kontrakan tersebut juga diduga menjadi lokasi peredaran minuman keras.
Dari pantauan di lokasi, para pengedar minuman keras tersebut sengaja memperkerjakan wanita - wanita berbusana seksi sebagai umpan agar lebih menarik lelaki hidung belang yang menjadi target pasarnya.
Kepada wartawan, salahseorang pelayan wanita berinisial LS (26) mengaku dari setiap botol minuman yang berhasil dijualnya dirinya mendapatkan bagian dua puluh ribu rupiah.
"Tugas kita nemenin tamu syukur syukur tamunya bae dikasih dah uang tips, ya cuma gitu ngobrol ngobrol gitu tapi kan tau sendiri kebanyakan tamunya mabok terus ya agak nakal nakal gitu dah tangannya," jelas LS
LS yang mengaku baru beberapa bulan bekerja di kontrakan tersebut mengaku, tidak sungkan untuk memberikan layanan kehangatan, asalkan tarif yang disepakati sesuai.
"Paling minim 350 karna yang 50 ribu buat bayar kamar sama keamanan," ungkap LS.(**)

















