- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
- Diwarnai Kontroversi, Penjaringan PAW Kades Jambewangi Disinyalir Tidak Transparan
- Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Pelaku Jambret Ponsel Milik WNA Jerman
Penuhi Undangan International Meeting WRC di Malaysia, Ketum PRSI : Tingkatkan Investasi Industri Robotik di Indonesia

Keterangan Gambar : Ketum PRSI, Wahyu Hidayat Berkunjung ke Malaysia
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Ketua umum Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Wahyu Hidayat memenuhi undangan dari organisasi robotik dunia yakni World Robotic Center (WRC) di Malaysia, dalam pertemuan itu hadir juga perwakilan pengurus WRC dari negara Brunei darussalam dan Singapore. (Rabu, 20/11/2024)
World Robotic Center sendiri adalah Organisasi di bidang robotik yang punya tujuan untuk Mewujudkan dunia di mana inovasi robotik meningkatkan industri, memperbaiki kehidupan, dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan melalui kolaborasi global, etika, dan kemajuan teknologi.
Agenda tersebut dihadiri oleh 4 negara pengurus WRC yakni Malaysia, Indonesia, Singapore dan Brunei Darussalam. Malaysia sendiri sebagai tuan rumah agenda Pertemuan tersebut yang juga dipimpin langsung oleh Mr Zambri Ponwichik Vice President World Robotic Center (WRC) untuk Malaysia, hadir juga Mr Ooi Zoyn dari perwakilan WRC Singapore, Mr Nizham dari perwakilan WRC Brunei Darussalam dan Wahyu Hidayat dari WRC Indonesia serta sekaligus dari Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI).
Baca Lainnya :
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum

Wahyu mengatakan bahwa agenda tersebut sangat penting, karena berpotensi besar untuk menarik investor di bidang industri robotik di indonesia.
Negara dengan menyandang populasi terbesar ke 4 di dunia, sangat pantas bila negara indonesia mempunyai market yang besar dan strategis serta berpeluang besar untuk kembangkan industri robotik dan juga sangat potensial untuk berinvestasi di indonesia. Ada di beberapa sektor yang sangat menarik untuk investasi yakni, sektor pendidikan, manufakturing, pertanian, kesehatan dan masih ada beberapa sektor lagi yang bisa kembangkan.
"Hari ini saya memenuhi undangan pertemuan internasional dari pengurus World Robotic Center atau WRC di Malaysia, agenda itu juga dihadiri oleh pengurus WRC dari 2 negara lagi yaitu singapore dan brunei darussalam, jadi selain meningkatkan persahabatan antar negara, meeting ini juga sebagai fasilitas diskusi untuk pembahasan potensi-potensi yang bisa dikerjakan bersama. Kita tau indonesia mempunyai pasar yang sangat besar dan potensial, maka dari itu saya presentasikan indonesia sebagai tempat yang cocok dan strategis untuk kembangkan bisnis industri robotik, baik itu di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, manufakturing dan masih banyak lagi yang bisa kita galih." Ujar Wahyu

















