- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Pengakuan Pengelola Salah Satu SPBE Pasokan Gas Ke Muara Teweh Normal

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Dengan beredarnya celotehan masyarakat baik itu di Fb, Instagram maupun grup Whatshap, tentang melambungnya harga gas dari biasanya dan kesulitan untuk mendapatkan gas melon 3 kg yang sudah hampir satu minggu ini saat jelang Natal 2024 dan tahun baru 2025, maka Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, Dewi Handayani bersama tim Satgasp ada Rabu (01/01/2025) turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan serta meminta Konfirmasi ke beberapa pangkalan agen yang ada di Muara Teweh.
Tim bergerak ke beberapa tempat namun dikarenakan saat hari libur besar, maka kebanyakan Agen maupun penyuplai banyak yang tutup.
Di hari pertama tersebut (01/01/2025) tim hanya
berhasil meminta konfirmasi kepada salah satu Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk wilayah Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) yang berada di desa Hajak Kecamatan Teweh Baru.
Baca Lainnya :
- Pengakuan Pengelola Salah Satu SPBE Pasokan Gas Ke Muara Teweh Normal
- Dukung Program Pemerintah Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Galakan Program Tukar LPG 3 kg Ke Tabung Bright Gas
- Stok Gas 3 Kg di Kabupaten Tangerang Cukup
Dari hasil penjelasan pihak SPBE desa Hajak, bahwa Stok untuk agen di Barito Utara normal saja, bahkan dilebihkan pada saat ada perayaan seperti saat ini.
“Stok full terus, penyaluran aman, tidak ada kendala penyaluran maupun gantung,” jelas pihak SPBE
Dalam satu hari ada 14 (LO) Loading Order untuk Muara Teweh dan Puruk Cahu.
" Apabila hari ini masuk, maka kewajiban pihaknya esok hari Liquid Petroleum Gass (LPG )sudah harus habis disalurkan semuanya tanpa sisa," jelasnya.
Apalagi menjelang hari besar yang biasa hanya 2 truck malah bisa ditambah menjadi 5 truck.
Jadi pihak SPBE Hajak merasa bingung dengan penomena LPG seperti itu karena untuk stok normal dan disaat ada hari besar seperti jelang Nataru ini stok malah dilebihkan.
Dan dari pertemuan dengan pihak SPBE ini terungkap, bahwa Gas LPG untuk Barito Utara bukan dipasok dari Ampah sebagaimana isu yang tidak jelas darimana datangnya. Yang jelas SPBE masih di Barito Utara.
Ditempat yang sama saat tim melakukan peninjauan, Kadisdagrin Barito Utara, Dewi Handayani memaparkan kewenangan Disdagrin hanya sebatas melakukan Sosialisasi, pembinaan serta Koordinasi, bukan pada menindak pelaku pelanggar aturan penjualan gas LPG.
"Ranah penindakan penjual yang nakal bukan ranah kami melainkan aparat penegak hukum, yang kami herankan pasokan LPG normal dan malahan lebih tetapi kenapa malah terjadi kelangkaan dan meskipun ada dengan harga yang sangat mahal," ucap Dewi Handayani menjelaskan.
Disebabkan banyaknya pangkalan yang masih tutup karena saat liburan tahun baru, maka Untuk mendapat kan informasi dan mengungkap lebih jauh lagi kegiatan dilanjutkan besok hari nya lagi Kamis (02/01/2025)
(A)


.jpg)

.jpg)










