- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
Pengajian TP PKK Pancoran, Ustadzah Muzdalifah Menyampaikan Kiat Meminimalisir Problema Keluarga
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Camat Pancoran dan para kader dan pengurus TP PKK dari enam Kelurahan

Keterangan Gambar : Wakil Camat Kecamatan Pancoran dan Ustazah Muzdalifah
MEGAPOLITANPOS.COM: Pengajian Tim Penggerak PKK Kecamatan Pancoran yang dilaksanakan setiap bulan, kali ini menghadirkan Ustadzah Muzdalifah dari Kelurahan Kalibata, bertempat di Mushollah Teguh Beriman kantor Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Jumat 26/05/2023
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Camat Pancoran dan para kader dan pengurus TP PKK dari enam Kelurahan, Kalibata sebagai pelaksana dari kegiatan ini, mengundang Ustadzah Muzdalifah, selain penceramah beliau juga sibuk sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Furqon yang terletak di Jalan Raya KH. Guru Amin, Kalibata Utara II tepatnya di RT 002/002 gang Masjid.

Dalam Nasehatnya, Ustadzah Muzdalifah menyampaikan pesan moral kepada ibu kader PKK untuk senantiasa menjaga keutuhan keluarga, saling menghormati, menjaga perasaan pasangan, dengan cara meminimalisir postingan di status atau di medsos yang mengarah ke fitnah dan menjadi pergunjingan orang lain.
" Kebanyakan kita kurang sabar dalam menjalani hidup dan kehidupan yang serba sulit, apalagi saat ini rakyat sedang kesulitan ekonomi termasuk kita, lalu posting ada aja, emak emak yang bikin status, " beras sayur cabe pada naik, uang belanja tidak naik naik" benarga bu kata Ustazah Muzdalifah
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan

" Sebaiknya kita sebagai kader PKK untuk menghindari postingan yang kita anggap tidak layak di konsumsi publik, pilih pilih ya bu ketika kita akan memposting status, kita cari postingan doa atau postingan yang baik baik saja" ajaknya
" Untuk meminimalisir problem yang ada di keluarga, sebaiknya kita banyak sukur dan sabar, bersyukur apa yang telah Allah berikan kepada kita, dan bersabar atas ujian yang saat ini kita jalani, jangan lupa berdzikir dan berdoa, semoga kita termasuk orang orang yang bersabar dan bersyukur" pungkasnya.

















