- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
Pengajian TP PKK Pancoran, Ustadzah Muzdalifah Menyampaikan Kiat Meminimalisir Problema Keluarga
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Camat Pancoran dan para kader dan pengurus TP PKK dari enam Kelurahan

Keterangan Gambar : Wakil Camat Kecamatan Pancoran dan Ustazah Muzdalifah
MEGAPOLITANPOS.COM: Pengajian Tim Penggerak PKK Kecamatan Pancoran yang dilaksanakan setiap bulan, kali ini menghadirkan Ustadzah Muzdalifah dari Kelurahan Kalibata, bertempat di Mushollah Teguh Beriman kantor Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Jumat 26/05/2023
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Camat Pancoran dan para kader dan pengurus TP PKK dari enam Kelurahan, Kalibata sebagai pelaksana dari kegiatan ini, mengundang Ustadzah Muzdalifah, selain penceramah beliau juga sibuk sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Furqon yang terletak di Jalan Raya KH. Guru Amin, Kalibata Utara II tepatnya di RT 002/002 gang Masjid.

Dalam Nasehatnya, Ustadzah Muzdalifah menyampaikan pesan moral kepada ibu kader PKK untuk senantiasa menjaga keutuhan keluarga, saling menghormati, menjaga perasaan pasangan, dengan cara meminimalisir postingan di status atau di medsos yang mengarah ke fitnah dan menjadi pergunjingan orang lain.
" Kebanyakan kita kurang sabar dalam menjalani hidup dan kehidupan yang serba sulit, apalagi saat ini rakyat sedang kesulitan ekonomi termasuk kita, lalu posting ada aja, emak emak yang bikin status, " beras sayur cabe pada naik, uang belanja tidak naik naik" benarga bu kata Ustazah Muzdalifah
Baca Lainnya :
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional

" Sebaiknya kita sebagai kader PKK untuk menghindari postingan yang kita anggap tidak layak di konsumsi publik, pilih pilih ya bu ketika kita akan memposting status, kita cari postingan doa atau postingan yang baik baik saja" ajaknya
" Untuk meminimalisir problem yang ada di keluarga, sebaiknya kita banyak sukur dan sabar, bersyukur apa yang telah Allah berikan kepada kita, dan bersabar atas ujian yang saat ini kita jalani, jangan lupa berdzikir dan berdoa, semoga kita termasuk orang orang yang bersabar dan bersyukur" pungkasnya.



.jpg)













