- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Sosialisasi Digital BPJS Ketenagakerjaan Lewat Zoom, Dwi Paparkan Manfaat Program Lapak Asik
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Kapolres Majalengka Nyatakan Perang Total, Bandar Narkoba Diburu
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
Penembakan di Kantor MUI, Persis Jabar Minta Usut Tuntas Pelaku dan Himbau Jangan Terpancing Provokasi

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Kantor MUI (tribunjabar.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Bandung,- Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal terhadap salah satu staf Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Dikutip dari tribunjabar.com, Selasa (02/05/2023).
Ketua Persis Jawa Barat, Imam Setiawan Latif, mengatakan penembakan di kantor MUI Pusat, merupakan aksi kriminal yang luar biasa.
"Kasus ini selayaknya mendapat perhatian besar dan serius dari aparat penegak hukum. MUI yang merupakan kumpulan para ulama, yang melakukan hal baik, penjaga ideoligi dan positif serta menjaga suasana agar kondusif, diteror sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu,"ujar, Iman.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
Pihaknya mendorong agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan menangkap motif pelaku dan membongkar jaringannya.
"Agar memberikan efek jera kepada pelaku terhadap tidakan kriminal yang mereka lakukan. Serta hal yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.
Ia pun berharap agar aparat keamanan di daerah dapat memberikan bantuan keamanan kepada MUI ditingkat provinsi dan kota kabupaten, demi mencegah hal serupa.
"Mengimbau kepada seluruh elemen kaum muslimin untuk tenang tapi tetap waspada, tidak terpancing provokasi yang tidak bertanggung jawab. Kita serahkan urusannya kepada pihak yang berwenang," kata Imam. (Agit)
















