- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Penembakan di Kantor MUI, Persis Jabar Minta Usut Tuntas Pelaku dan Himbau Jangan Terpancing Provokasi

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Kantor MUI (tribunjabar.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Bandung,- Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal terhadap salah satu staf Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Dikutip dari tribunjabar.com, Selasa (02/05/2023).
Ketua Persis Jawa Barat, Imam Setiawan Latif, mengatakan penembakan di kantor MUI Pusat, merupakan aksi kriminal yang luar biasa.
"Kasus ini selayaknya mendapat perhatian besar dan serius dari aparat penegak hukum. MUI yang merupakan kumpulan para ulama, yang melakukan hal baik, penjaga ideoligi dan positif serta menjaga suasana agar kondusif, diteror sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu,"ujar, Iman.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Pihaknya mendorong agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan menangkap motif pelaku dan membongkar jaringannya.
"Agar memberikan efek jera kepada pelaku terhadap tidakan kriminal yang mereka lakukan. Serta hal yang serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.
Ia pun berharap agar aparat keamanan di daerah dapat memberikan bantuan keamanan kepada MUI ditingkat provinsi dan kota kabupaten, demi mencegah hal serupa.
"Mengimbau kepada seluruh elemen kaum muslimin untuk tenang tapi tetap waspada, tidak terpancing provokasi yang tidak bertanggung jawab. Kita serahkan urusannya kepada pihak yang berwenang," kata Imam. (Agit)









.jpg)







