- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Pemkot Depok Adakan Studi Banding Peningkatan Kinerja Ke Kota Bekasi, Ini Harapannya

Keterangan Gambar : Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM Bekasi,- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Bekasi, hal ini bertujuan untuk peningkatan kinerja pengadaan barang dan jasa dengan penguatan kelembagaan serta pengembangan metode Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) E-Katalog Lokal dan Toko Daring.
Sekertaris Daerah (Setda) Kota Depok, Akmal didampingi Kasubag Pembinaan dan Advokasi beserta rombongan secara langsung melihat proses pengadaan barang dan jasa sistem E-Katalog Lokal dan Toko Daring.
"Tujuan kami datang ke Kota Bekasi selain sama-sama bagian dari Provinsi Jawa Barat. Kami melihat bahwa Kota Bekasi telah menerapka sistem dari proses pengadaan barang jasa yang dapat dilihat dari proses pengadaan sesuai role model atau keterbukaan informasi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan," katanya saat di Diskop UKM, lt. 9 Gedung 10 lantai Kantor Wali Kota Bekasi. Rabu, (01/03/2023)
Baca Lainnya :
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Bank Majalengka Genjot UMKM Lewat KURMA, Modal Mudah Tanpa Jaminan
- Baznas dan PT Diamond Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Anak Yatim
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
Masih katanya, dengan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ini sekaligus dapat bersilatuhrahmi dan menambah wawasan tentang pengadaan barang atau jasa.
"Diakui bahwa Kota Depok sudah mendapatkan tambahan pegawai baru hasil dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun masih perlu bantuan terkait informasi sistem E-Katalog Lokal, Toko Daring dan hal lainnya," ungkapnya.
Akmal berharap, semoga kunjungan kali ini bisa menjadi referensi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat khususnya di Kota Depok.
Ditempat itu juga, Kabag PBJ Setda, Bilang Nauli Harahap dan jajarannya menyampaikan apresiasi dengan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemkot Depok kepada Kota Bekasi dengan telah berkunjung guna melaksanakan studi banding.
"Berkaitan dengan tujuan, Alhamdulillah saat ini tingkat kematangan organisasi UKPBJ Kota Bekasi sudah mencapai pada level 3 (tiga) proaktif dan mendapatkan peringkat ke-5 (Lima) MCP KPK se -Jawa Barat " jelasnya.
Hasil tersebut didapat berkat mengikuti arahan dari LKPP yang membuat tingkatan pembeda seperti adanya level sehingga setiap Kota/Kabupaten saling bersaing menjadi daerah lebih baik.
Bergantian pada acara yang sama, Kasubag Pengelola LPSE, Edy Sukamto menambahkan bahwa berkaitan dengan katalog elektronik lokal Kota Bekasi dan Toko Daring, UKPBJ Kota telah mengadakan acara Desk RUP dengan OPD terkait.
"Pada desk RUP oleh Bagian PBJ diadakan selama 3 (tiga) hari karena di Kota Bekasi terdiri dari 3 Asisten Daerah, dan pada hari itu semua OPD akan dibagi tata cara pemilihan pengadaan misalnya swakelola. Seperti, Pengadaan langsung, pemilihan langsung dan mana yg dikecualikan. Nanti juga disampaikan oleh kami kriteria pengelola mana saja yang harus diperhatikan oleh OPD " tuturnya.
Lebih jauh Ia menjelaskan bahwa Kota Bekasi memiliki satu aplikasi yaitu Aplikasi PBJ berdata yang terbagi 2 (dua) tahapan yaitu mendaftarkan ke LPSE dan Aplikasi PBJ berdata.
"Aplikasi tersebut adalah aplikasi yang terintegrasi digunakan untuk melakukan rekapitulasi dan monitoring pengadaan barang dan jasa milik UKPBJ Kota Bekasi. Diharapkan dengan adanya ini tidak ada lagi yang input secara manual dan harus melalui PDF sehingga proses pun lebih aman dan terdata," jelas, Edy Sukamto.
Dari pantauan, diakhir acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan pemberian plakat dari Pemerintah Kota Bekasi kepada Pemerintah Kota Depok.** (Ronald)

















