- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
- PWHI Kota Tangerang Minta Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis Diproses Sesuai Hukum
Pelepasan dan Pembekalan Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia di GOR POPKi

Keterangan Gambar : Tampak Kepala BP2MI Benny Rhamdani didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Staf Khusus Wakil Presiden RI Arif Rahman, Pejabat TETO, dan para Deputi BP2MI dalam acara pembekalan dan pelepasan ribuan CPMI
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan pembekalan serta pengarahan kepada 2.686 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan berangkat ke negara penempatan Korea Selatan (Korsel), Taiwan, dan Malaysia.
"Hari ini ada 2.686 calon PMI yakni terdiri dari 1.711 CPMI yang akan mengikuti Preliminary Education Program G to G Korea Selatan, 536 PMI Program G to G yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan (Korsel), 126 PMI Program P to P yang akan diberangkatkan ke Malaysia, dan 313 CPMI yang diserahkan visa-nya dengan tujuan negara penempatan Taiwan," rinci Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat memberikan sambutan pada kegiatan Pilementary Education dan pelepasan CPMI, di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin (12/9/2022).
Turut hadir dalam acara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Staf Khusus Wakil Presiden RI sekaligus Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman, Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Kepala Perwakilan Taiwan (TETO) John Chen, dan Atase Ketenagakerjaan Korea Selatan Lee Junho.
Baca Lainnya :
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Semangat Anak Wae Moto Menyala, PNM Peduli Wujudkan Sekolah yang Lebih Aman dan Nyaman
Acara tersebut juga diikuti oleh Bupati Sambas, Satono beserta calon PMI yang akan diberangkatkan ke Malaysia di kantor Bupati Sambas secara daring.
Benny mengatakan, acara hari ini bukti bagaimana sinergi, kolaborasi dibangun. Negara hadir melayani anak bangsa, para pekerja migran yang bekerja di luar negeri. Dan, lanjut Benny, tata kelola penempatan pelindungan PMI terus dilakukan BP2MI.
"Kita terus memperbaiki sistem, berbagai regulasi juga dibenahi, termasuk fasilitas layanan untuk pahlawan devisa. Ini sebagai bentuk kehadiran negara," tandasnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi upaya dan langkah-langkah Kepala BP2MI dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi para pahlawan devisa negara.
"Saya apresiasi pembenahan (sistem layanan PMI) yang dilakukan oleh Pak Benny," ucap Erick.
Erick juga menyebut, yang dilakukan Kepala BP2MI mulai menunjukkan hasil dan negara penempatan PMI pun mulai ikut membenahi sistem ketenagakerjaan asing.
"Pak Benny bekerja dengan hati, sesuai arahan Bapak Presiden. Kita lihat sekarang bagaimana Korea Selatan dan Taiwan mau memperbaiki seluruh sistem pekerjanya untuk menghormati pekerja dari negara kita. Bahkan, ada revisi standar gaji bekerja di Taiwan dan Korea Selatan," cetus Erick.


.jpg)
.jpg)







1.jpg)





