- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
Pedagang di Tugu Sirih Sepakati Keputusan Iuran Keamanan dan Kebersihan

Keterangan Gambar : Sebanyak 61 orang pedagang di Tugu Sirih sepakati adanya iuran uang keamanan dan kebersihan
MEGAPOLITANPOS.COM Tanjungpinang,- Sebanyak 61 orang pedagang di Tugu Sirih sepakati adanya iuran uang keamanan dan kebersihan, dilaksanakan belum lama ini. Bersama sama menandatangani hasil yang diputuskan tersebut.
Menanggpi hal itu, diantara pedagang mengungkap tentunya dapat memberikan kemudahan dengan tetap fokus berdagang dan tidak terlalu memikirkan hal kebersihan. Nantinya dapat tertata dengan rapi serta tidak ada lagi sampah yang berserakan.
"Jujur bang, kami sangat bersyukur dengan kebijakan yang dilakukan oleh Bu Iche selaku koordinator. Menurut kami besaran nilai yang disepakati yakni sebesar Rp.20 ribu perminggu itu hal yang wajar, dari setelahnya berdagang haruslah mendorong gerobak dan harus membayar uang penitipan seperti dulu," ucap, salah satu pedagang.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
Para pedagang mengakui, melalui undangan yang diberikan juga sewaktu pelaksanaan rapat musyawarah pun hadir. Menyaksikan secara langsung dan menandatangani hasil kesepakatan.
"Dengan begitu, artinya itu bukan pungutan liar. Saya juga ada pada waktu itu, semua pedagang diundang. Ada juga diantaranya tidak berkesempatan memenuhi undangan," ungkap, pedang. Rabu, (18/01/2023)
Menurutnya, dengan keterwakikan jumlah 61 pedagang yang hadir sudah dirasa cukup dan menandakan setuju.
Sementara itu, Iche selaku koordinator pedagang menambahkan dengan mengungkap rasa kecewa dari beberapa pedagang yang lain. Ada diantaranya yang dinilai tak setuju hingga mempersoalkan iuran yang telah disepakati.
"Perlu diketahui bahwa saya ini juga pedagang, tidak akan mungkin membuat hal yang dapat merugikan pedagang. Harapan yang baik ini pun telah diketahui oleh pihak berwenang, diantaranya dari Satpol PP, Kepolisan yakni Bhabinkamtibmas dan TNI dengan Anggota Babinsanya," tegasnya.
Diakhir kembali Ia tegaskan, jadi persoalan iuran yang telah disepakati dirasa sudah tidak ada masalah dan clear.
"Tetap fokus berdagang, jaga kondusifitas, tetap kompak dan selalu bersatu. Jangan sampai terjadi perpecahan diantara pedagang hanya karena hal yang sepele dan dapat merusak kebersamaan," pungkasnya. ** (Budi)

.jpg)















