- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
Pedagang di Tugu Sirih Sepakati Keputusan Iuran Keamanan dan Kebersihan

Keterangan Gambar : Sebanyak 61 orang pedagang di Tugu Sirih sepakati adanya iuran uang keamanan dan kebersihan
MEGAPOLITANPOS.COM Tanjungpinang,- Sebanyak 61 orang pedagang di Tugu Sirih sepakati adanya iuran uang keamanan dan kebersihan, dilaksanakan belum lama ini. Bersama sama menandatangani hasil yang diputuskan tersebut.
Menanggpi hal itu, diantara pedagang mengungkap tentunya dapat memberikan kemudahan dengan tetap fokus berdagang dan tidak terlalu memikirkan hal kebersihan. Nantinya dapat tertata dengan rapi serta tidak ada lagi sampah yang berserakan.
"Jujur bang, kami sangat bersyukur dengan kebijakan yang dilakukan oleh Bu Iche selaku koordinator. Menurut kami besaran nilai yang disepakati yakni sebesar Rp.20 ribu perminggu itu hal yang wajar, dari setelahnya berdagang haruslah mendorong gerobak dan harus membayar uang penitipan seperti dulu," ucap, salah satu pedagang.
Baca Lainnya :
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
Para pedagang mengakui, melalui undangan yang diberikan juga sewaktu pelaksanaan rapat musyawarah pun hadir. Menyaksikan secara langsung dan menandatangani hasil kesepakatan.
"Dengan begitu, artinya itu bukan pungutan liar. Saya juga ada pada waktu itu, semua pedagang diundang. Ada juga diantaranya tidak berkesempatan memenuhi undangan," ungkap, pedang. Rabu, (18/01/2023)
Menurutnya, dengan keterwakikan jumlah 61 pedagang yang hadir sudah dirasa cukup dan menandakan setuju.
Sementara itu, Iche selaku koordinator pedagang menambahkan dengan mengungkap rasa kecewa dari beberapa pedagang yang lain. Ada diantaranya yang dinilai tak setuju hingga mempersoalkan iuran yang telah disepakati.
"Perlu diketahui bahwa saya ini juga pedagang, tidak akan mungkin membuat hal yang dapat merugikan pedagang. Harapan yang baik ini pun telah diketahui oleh pihak berwenang, diantaranya dari Satpol PP, Kepolisan yakni Bhabinkamtibmas dan TNI dengan Anggota Babinsanya," tegasnya.
Diakhir kembali Ia tegaskan, jadi persoalan iuran yang telah disepakati dirasa sudah tidak ada masalah dan clear.
"Tetap fokus berdagang, jaga kondusifitas, tetap kompak dan selalu bersatu. Jangan sampai terjadi perpecahan diantara pedagang hanya karena hal yang sepele dan dapat merusak kebersamaan," pungkasnya. ** (Budi)

.jpg)






.jpg)







