Breaking News
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Pansus DPRD Bersama Greenfields Bahas CSR dan Dampak Lingkungan

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Panitia Khusus (Pansus) Greenfields DPRD Kabupaten Blitar, kembali menggelar rapat kerja yang melibatkan kepala desa dan perwakilan masyarakat terdampak pencemaran limbah dari peternakan farm PT Greenfields Indonesia, rapat kerja pada Selasa (22/02/22), dipimpin Endar Suparno selaku ketua Pansus Greenfields.Rapat kali ini juga menghadirkan Camat Wlingi, Kapolsek dan Danramil. Muharram Sulistiono, anggota pansus usai rapat kepada wartawan mengemukakan, hendaknya investor bisa memberikan manfaat kepada disekitarnya, jangan justru memberi masalah dengan adanya limbah. “Yang seharusnya Greenfields memberikan kontribusi kepada masyarakat yang terdampak limbah itu,” ungkapnya Mengapa Legislatif sampai membentuk pansus, sambung Sulistiyono, itu karena desakan masyarakat seperti warga Tegalsari, Balerejo, Ngadirenggo. Namun, semuanya sudah disampaikan oleh perwakilan kepala desa, tidak ada warga masyarakat yang ikut action dengan permasalah Greenfields. “Tujuan kami membentuk pansus Greenfields ini untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai ada investor masuk membawa permasalahan baru di masyarakat, tapi memberikan manfaat kepada warga sekitar. Contohnya, di desa Balerejo setiap bulan warga menerima CSR,” imbuhnya. Dilain pihak Rizki Renandya Kepala Desa Ngadirenggo menyampaikan, hampir satu tahun ini pihaknya berkerja sama dengan CSR, dan kegiatan sosial lainnya. Kerjasama itu berbentuk Susu Greenfield untuk siswa SD dan PMT untuk stanting mendapat 30-35 paket setiap bulannya. Sedanghkan, tahun ini hanya 2-3 bulan sekali, dan membantu perbaikan infrastruktur. “Namun, kami sepakat untuk tidak melupakan persoalan tentang pencemaran limbah ini yang mengalir di sungai genjong,” tukasnya. (za/mp)


.jpg)













