- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Niat Maju Pilkada PPU, Marbun Sowan ke Parpol Jual Nama Presiden dan Tito

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Isu akan majunya Pj Bupati PPU (Penajam Paser Utara) Makmur Marbun mendapat sorotan serius baik dari masyarakat PPU maupun dari pengamat kebijakan publik. Majunya Marbun di PPU diduga ada kepentingan lain yang berbau politis.
Kebeletnya Marbun diduga ada kepentingan yang terkait dengan Ibukota Nusantara (IKN). “Ada beberapa faktor memang sekelas PJ Bupati ingin maju di PPU,” kata Pengamat Kebijakan Publik, Miftahul Adib kepada wartawan, Rabu (24/7).
Adib menilai berat bagi Marbun pertama, dia bukan putra daerah, kedua kebijakan terkait Kabupaten PPU juga tidak signifikan. Banyak masyarakat sekitar yang belum banyak mendapatkan manfaat. “Lebih baik PPU diserahkan ke putra daerah yang paham culture masyarakat dan lingkungan,” tegas Adib.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- ABPEDNAS Tegaskan Komitmen Transparansi Desa, Jaksa Agung Jadi Ketua Dewan Pembina
- Arema FC Siap Implementasikan Holding UMKM untuk Pengelolaan Stadion Kanjuruhan
- Kemendagri Beri Penghargaan SPM Terbaik 2025 kepada Pemda
- Ada Apa Dengan MK, PHPU PILKADA BARUT, PUTUSAN MK TELAH MENZHOLIMI PASLON 01
Santer memang isu Marbun akan maju di PPU, bahkan info tersebut sudah beredar luas di kalangan politisi nasional. Infonya Marbun maju atas printah Presiden dan Mendagri.
"Ya, beliau kesini mengatakan bahwa diminta Presiden Jokowi dan Pak Tito Mendagri untuk meminta dukungan partai maju pilkada PPU 2024 ini" kata salah satu pengurus partai di bilangan Menteng Jakarta Pusat.
Tidak hanya di satu partai, salah satu parpol di bilangan Jalarta Selatan, Marbun juga melakukan hal yang sama.
Namun ketika Marbun ditanya wartawan bahwa Mendagri pewajibkan Pj Bupati atau Pj. Gubernur yang berniat maju Pilkada 2024 harus mundur paling lambat 40 hari dan itu terhitung sejak 17 Juli 2024, Marbun membantah bahwa dia mengundurkan diri karena akan ikut kontestasi Pilkada PPU tersebut.
“Saya tepis isu itu, saya ke Jakarta untuk melaporkan ke pimpinan saya di Kemendagri perihal pelaksanaan HUT RI di IKN dan Expo UMKM,” kata Marbun.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)

.jpg)
.jpg)




1.jpg)
.jpg)





